Musikal Perahu Kertas: Kisah Kugy dan Keenan Kembali Hidup di Atas Panggung
Kabar menggembirakan bagi penggemar karya Dee Lestari, novel fenomenal "Perahu Kertas" kini akan diadaptasi menjadi pertunjukan musikal yang menjanjikan pengalaman teatrikal tak terlupakan. Setelah sukses sebagai novel dan film, karya ikonik ini siap menghibur penonton dalam bentuk pertunjukan panggung yang memadukan musik, teater, dan sastra.
Kolaborasi Spektakuler di Balik Musikal Perahu Kertas
Musikal Perahu Kertas menandai debut Trinity Entertainment Network dalam dunia teater musikal. Produksi ini mengusung tema "Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi" yang relevan dengan semangat generasi muda masa kini.
Yonathan Nugroho, CEO Trinity Entertainment Network, menjelaskan antusiasme mereka: "Keberanian kami menghadirkan musikal ini tumbuh berkat dukungan komunitas seni Indonesia yang telah membangun ekosistem pertunjukan yang sehat."
Kisah Abadi Kugy dan Keenan di Atas Panggung
Penonton akan kembali diajak menyelami perjalanan emosional Kugy dan Keenan - dua karakter utama dengan jiwa seni yang kuat. Kugy dengan dunia dongengnya dan Keenan dengan bakat lukis yang tertekan ekspektasi keluarga, akan hidup kembali melalui tarian, lagu, dan akting para pemain.
Pertemuan mereka digambarkan sebagai takdir semesta yang mempertemukan dua hati dalam perjalanan pencarian jati diri, penuh dengan pilihan sulit, mimpi yang tertunda, dan perasaan yang sulit diungkapkan.
Proses Kreatif di Balik Layar
Dee Lestari memilih peran konsultatif dalam produksi ini. "Saya mempercayakan sepenuhnya penggarapan skenario kepada ahlinya," ujar Dee mengenai keterlibatannya.
Aspek musik musikal ini ditangani oleh duo komposer berbakat, Ifa Fachir dan Simhala Avadana. Menariknya, produksi ini tidak menampilkan lagu baru dari Dee Lestari, melainkan mengandalkan komposisi orisinal yang khusus dibuat untuk mendukung alur cerita.
Jadwal dan Tim Produksi
Musikal Perahu Kertas akan dipentaskan dari 30 Januari hingga 15 Februari 2026 dengan total 21 pertunjukan. Pementasan ini disutradarai oleh Venytha Yoshiantini dengan tim produser yang terdiri dari Billy Gamaliel, Eunike Elisaveta, dan Chriskevin Adefrid.
Bagi penggemar setia novel ini, musikal Perahu Kertas menjadi kesempatan langka untuk mengalami kembali kisah klasik dalam format yang segar dan penuh kejutan.
Artikel Terkait
Celyna Grace, Juara Indonesian Idol Season 14, Ingin Merambah Akting dan Dunia Film
Jaz Rowe Pilih Musik Personal dan Jujur untuk Gaet Pendengar Muda Lewat Lirik Keseharian
Alfin Habib Siapkan Remake Lagu Melayu Legendaris, Perhatikan Izin dan Karakter Vokal
MNCTV Road To Kilau Raya Meriahkan HUT ke-479 Kota Semarang dengan Musik Dangdut dan Atraksi Sulap