Honeymoon Cystitis: Penyebab, Gejala, dan 5 Cara Mencegah ISK

- Senin, 03 November 2025 | 17:48 WIB
Honeymoon Cystitis: Penyebab, Gejala, dan 5 Cara Mencegah ISK
Honeymoon Cystitis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegah ISK pada Pengantin Baru

Waspada Honeymoon Cystitis: Infeksi Saluran Kemih yang Sering Serang Pengantin Baru

Baru tujuh hari menikah, seorang wanita dengan akun Instagram @dian_salma00 harus dilarikan ke UGD pada pukul tiga pagi karena mengalami honeymoon cystitis. Kondisi medis ini ternyata cukup sering dialami oleh pasangan pengantin baru dan kerap menimbulkan kepanikan. Gejala yang ditimbulkan bisa sangat mengganggu, mulai dari nyeri saat buang air kecil hingga demam ringan.

Apa Penyebab Honeymoon Cystitis?

Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Andrew Yurius Christian, SpOG, honeymoon cystitis atau infeksi saluran kemih (ISK) pada pengantin baru biasanya dipicu oleh beberapa faktor. Penyebab utamanya adalah aktivitas seksual yang intens dan kebersihan area intim yang kurang terjaga.

“Penyebab lainnya adalah kebiasaan sering menahan buang air kecil dan kurang minum air putih. Ditambah lagi, bentuk anatomis uretra wanita yang pendek membuat wanita jauh lebih mudah terkena ISK dibandingkan pria,” jelas dr. Andrew.

Tak Hanya Pengantin Baru, Ibu Hamil Juga Berisiko

Penting untuk diketahui, infeksi saluran kemih ternyata tidak hanya dialami oleh pasangan yang baru menikah. Perempuan hamil juga memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami ISK. Hal ini disebabkan oleh penurunan sistem imun serta tekanan rahim yang membesar pada kandung kemih, yang membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.

“Faktanya, 1 dari 3 perempuan pasti pernah mengalami ISK dalam hidupnya. Perempuan memang jauh lebih rentan mengalami kondisi ini dibandingkan laki-laki,” imbuh dr. Andrew.

Langkah-Langkah Mencegah Honeymoon Cystitis

Untuk mencegah terjadinya honeymoon cystitis, dr. Andrew memberikan beberapa tips pencegahan yang efektif:

  • Minum air putih minimal 3 liter per hari.
  • Hindari kebiasaan menahan buang air kecil.
  • Menjaga kebersihan area genital dengan baik.
  • Rutin mengonsumsi probiotik untuk menjaga keseimbangan flora baik di saluran kemih.

Langkah sederhana ini terbukti dapat secara signifikan mengurangi risiko terkena infeksi.

Kapan Harus ke Dokter?

Baik Anda pengantin baru maupun pasangan yang sudah lama menikah, tetaplah waspada. Jika muncul gejala ISK seperti nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, atau demam setelah berhubungan intim, segera periksakan diri ke dokter. Penanganan yang cepat akan mencegah infeksi berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius, seperti infeksi ginjal.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar