Hari Asyura 10 Muharram 2026: Amalan Dzikir dan Doa untuk Memohon Keselamatan serta Keberkahan Hidup

- Jumat, 26 Juni 2026 | 06:00 WIB
Hari Asyura 10 Muharram 2026: Amalan Dzikir dan Doa untuk Memohon Keselamatan serta Keberkahan Hidup

Hari Asyura, yang jatuh setiap 10 Muharram, menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan, termasuk membaca doa dan dzikir. Amalan ini diniatkan untuk memohon kebaikan serta keselamatan, sebagaimana telah dicontohkan oleh para Salafus Sholihiin.

Dalam syarah Al Bukhari, Imamul muhadditsin Ibnu Hajar Al-‘Asqolany menyebutkan adanya beberapa kalimat dzikir yang jika dibaca pada hari ‘Asyura, maka hati orang yang membacanya tidak akan mati. Pendapat ini dikutip dari laman PISS-KTB.

Terdapat perbedaan penetapan tanggal 10 Muharram 2026. Mengacu pada kalender Hijriah dari Kementerian Agama, puasa Tasua jatuh pada Rabu, 24 Juni 2026, dan puasa Asyura pada Kamis, 25 Juni 2026. Sementara itu, berdasarkan kalender Hijriah Lajnah Falakiyah PBNU yang merujuk pada hasil rukyat 16 Juni 2026, puasa Tasua jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026, dan puasa Asyura pada Jumat, 26 Juni 2026.

Asyura sendiri berasal dari kata asyara yang berarti bilangan sepuluh. Di tanggal ini, banyak peristiwa penting dan monumental terjadi. Badaruddin al-‘Aini dalam kitab Umdatul Qari’ Syarah Shahih Bukhari menjelaskan sebuah pendapat bahwa di hari ‘Asyura, Allah memberikan kemuliaan dan kehormatan kepada sepuluh nabi-Nya.

Peristiwa-peristiwa itu mencakup kemenangan Nabi Musa atas Fir’aun, pendaratan kapal Nabi Nuh, keselamatan Nabi Yunus dari perut ikan, ampunan Allah untuk Nabi Adam, dan keselamatan Nabi Yusuf dari sumur pembuangan. Selain itu, ada pula kelahiran Nabi Isa, ampunan untuk Nabi Dawud, kelahiran Nabi Ibrahim, Nabi Ya’qub yang kembali dapat melihat, serta ampunan untuk Nabi Muhammad atas kesalahan yang telah lampau maupun yang akan datang.

Imam Zarkasih dalam buku Muharram Bukan Bulan Hijrahnya Nabi menjelaskan bahwa memperbanyak amal di bulan Haram adalah upaya memanfaatkan waktu yang Allah sediakan dengan banyak pahala. Selain karena bulan-bulan haram adalah bulan mulia, puasa di dalamnya juga disyariatkan berdasarkan riwayat yang eksplisit dari Imam Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah dalam kitab sunan mereka.

Berikut adalah beberapa bacaan dzikir dan doa yang dianjurkan diamalkan pada hari Asyura 10 Muharram.

1. Membaca Hasbunallah 70 Kali

Bacaan: Hasbulallah Wani'mal Wakiil, Ni'mal Maula Wani'ma Nashir

Artinya: Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung dan Penolong.

Sayyid ‘Aly Al-Ajhuri menukil bahwa orang yang membaca dzikir ini sebanyak 70 kali pada hari ‘Asyura, maka Allah akan mencegahnya dari kejelekan yang ada pada tahun itu.

2. Doa Mohon Dipanjangkan Umur

Bacaan latin: Allahumma Yaa mufarrija kulla karbin, wa yaa mukhrija dzinnuun yauma 'Asyuura a, wa yaa jaami'a syamli ya'quuba yauma 'aasyuuraa a, wa yaa ghaafira dzanbi daawuuda yauma 'aasyuura, wa yaa kaasyifa dhurro ayyuba yauma 'asyuura, wa yaa saami'a da'wati muusa wa haaruuna yauma 'asyurra, wa yaa khaaliqa ruukhi sayyidina muhammadin shallallaahu 'alaihi wasallama habibiika wamusthofaka yauma 'asyura, wa yaa rakhmanaddunyaa wal aakhirah, laailaaha illa anta iqdhi haajaatina fiddunya wal aakhiraj, wa athil a'maraana fii thaa'atika wamahabbatika waridhaaka, yaa arhamarrahimiin, wa akhyina khayaatan thayyibatan, watawaffana 'alalislaami wal iiimaani yaa arhamarraakhiimin. washallallahu 'alaa sayyidina muhammadin wa 'ala aliihi washahbibi wasallam, walhamdulillahi rabbil 'aalamiin.

Artinya: Ya Allah, wahai Yang membebaskan segala kesulitan. Wahai Yang melepaskan Dzin-Nun (Nabi Yunus) di hari ‘Asyura. Wahai Yang menghimpun kembali yang berserak dari Nabi Ya’qub di hari ‘Asyura. Wahai Yang mengampuni dosa Nabi Daud di hari ‘Asyura. Wahai Yang menyembuhkan derita Nabi Ayub di hari ‘Asyura. Wahai Yang mendengar doa Nabi Musa dan Nabi Harun di hari ‘Asyura. Wahai Yang menciptakan ruh Nabi Muhammad Saw di hari ‘Asyura. Wahai Yang mengasihi dunia dan akhirat. Panjangkanlah umurku dalam ibadah dan cinta kepada-Mu. Wahai Yang Maha Pengasih di antara yang pengasih. Hidupkanlah aku dalam kehidupan yang baik, matikanlah aku dalam kepasrahan dan percaya kepada-Mu. Wahai Yang Maha Pengasih di antara yang Pengasih.

3. Doa Mohon Keselamatan

Bacaan latin: Bismillahirrahmanirrahim. Wa shollallahu ala sayyidina muhammadin wa 'ala aalihi wa shahbihi wa sallim. Subhaanalloh Mil-Al Miizaani Wa Muntahal ‘Ilmi Wa Mablaghor Ridloo Wa Zinatal ‘Arsyi. Walhamdulillah Mil-Al Miizaani Wa Muntahal ‘Ilmi Wa Mablaghor Ridloo Wa Zinatal ‘Arsyi. Wallahu Akbar Mil-Al Miizaani Wa Muntahal ‘Ilmi Wa Mablaghor Ridloo Wa Zinatal ‘Arsyi. Laa Malja-A Walaa Manjaa Minalloh Illaa Ilaihi. Subhaanalloh ‘Adadasy Syaf’I Wal Watri Wa ‘Adada Kalimaatillahit Taammaati Kullihaa. walhamdulillah ‘adadasy syaf’i wal watri wa ‘adada kalimaatillahit taammaati kullihaa. Wallahu akbar ‘adadasy syaf’i wal watri wa ‘adada kalimaatillahit taammaati kullihaa. As-alukas salaamata birohmatika yaa arhamar roohimiin walaa haula walaa quwwata illaa billahil ‘aliyyil ‘azhiim. Washollallohu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihii ajma’iin walhamdulillahi robbil ‘aalamiin.

Artinya: Maha suci Allah dengan sepenuh timbangan dan (sampai) dengan puncak ilmu dan (sampai) dengan batas akhir ridlo dan dengan beratnya ‘arasy. Dan Segala puji bagi Allah dengan sepenuh timbangan dan (sampai) dengan puncak ilmu dan (sampai) dengan batas akhir ridlo dan dengan beratnya ‘arasy. Maha besar Allah dengan sepenuh timbangan dan (sampai) dengan puncak ilmu dan (sampai) dengan batas akhir ridla dan dengan beratnya ‘arasy. Tidak ada perlindungan dan tidak ada keselamatan dari Allah kecuali kepada-Nya. Maha suci Allah dengan (sebanyak) bilangan genap dan ganjil dan dengan (sebanyak) bilangan kalimat-kalimat Allah yang semuanya sempurna. Segala puji bagi Allah dengan (sebanyak) bilangan genap dan ganjil dan dengan (sebanyak) bilangan kalimat-kalimat Allah yang semuanya sempurna. Mahabesar Allah dengan (sebanyak) bilangan genap dan ganjil dan dengan (sebanyak) bilangan kalimat-kalimat Allah yang semuanya sempurna. Aku memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang pengasih di antara para pengasih, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali oleh Allah Yang Mahatinggi dan Agung.

Wallahu A'lam.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.