Sarapan Anak: Dokter Ungkap 8 Menu yang Tepat dan yang Harus Dihindari

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:48 WIB
Sarapan Anak: Dokter Ungkap 8 Menu yang Tepat dan yang Harus Dihindari

Sarapan pagi itu penting, lho, buat bekal anak-anak menjalani hari. Bukan cuma sekadar isi perut kosong, tapi manfaatnya banyak banget. Mulai dari menyuplai energi, bikin konsentrasi lebih tajam, sampai menenangkan si kecil sebelum beraktivitas. Bahkan, kebiasaan baik ini bisa terbawa sampai mereka dewasa nanti.

Tapi, ada satu hal yang sering luput. Nyatanya, nggak semua makanan itu cocok dijadikan menu sarapan. Soalnya, makanan atau minuman yang tinggi gula, lemak jenuh, dan karbohidrat olahan justru berisiko. Bisa-bisa gula darah anak melonjak, lalu efeknya malah bikin lemas dan ngantuk di sekolah.

Nah, biar nggak salah pilih, yuk kita kupas tuntas jenis-jenis makanan yang sebaiknya ada dan yang perlu dihindari di meja makan pagi hari.

Sarapan Anak: Pilihan yang Tepat dan yang Harus Dihindari

1. Sereal Manis

Sereal dengan kadar gula tinggi sebaiknya dihindari. Kalau memang ingin menyajikan sereal, pilihlah yang berbahan gandum utuh. Cari yang kaya serat dan vitamin B, ya.

"Dan jangan lupa yang rendah atau tanpa gula tambahan. Mungkin bisa ditambahkan susu atau pun buah untuk meningkatkan tambahan kalori," kata dokter spesialis anak, dr. Reza Abdussalam, Sp.A.

2. Roti dan Selai

Menurut dr. Reza, paduan roti dan selai manis menghasilkan karbohidrat berlebihan. Kombinasi ini kurang dianjurkan karena bisa bikin anak cepat lapar lagi.

"Dan mungkin akan menjadikan anak makan berlebihan pada makan berikutnya," ucapnya.

3. Roti dan Telur Dadar

Nah, kalau yang ini justru cukup bagus, terutama buat anak yang sudah bosan dengan nasi. Kehadiran telur sebagai protein hewani menambah nilai gizinya.

4. Telur Rebus

Telur memang sumber protein hewani yang cocok untuk anak. Tapi dr. Reza mengingatkan, jangan cuma kasih telur rebus saja. Perlu ditunjang dengan karbohidrat.


Halaman:

Komentar