Rambut rontok itu rasanya hampir semua orang pernah mengalaminya, ya. Survei Jakpat tahun 2023 bahkan menyebutkan angkanya mencapai 64,7 persen orang Indonesia. Cukup banyak, bukan?
Penyebabnya sendiri ternyata bermacam-macam. Nggak cuma karena salah pilih sampo atau produk perawatan rambut. Ternyata, faktor internal seperti fluktuasi hormon dan tingkat stres yang kita tanggung punya pengaruh besar.
Menurut Firman, seorang hair expert, kerontokan itu ada jenisnya. "Secara umum, ada rontok yang patah di tengah batang rambut, dan ada yang rontok langsung dari akarnya," ujarnya.
Ia melanjutkan penjelasannya.
"Kalau rontok dari akar, itu biasanya memang sudah masuk fase rontok alaminya. Nah, kalau rambutnya patah, seringnya akibat proses kimiawi yang salah, seperti catok atau coloring yang berlebihan. Tapi jangan lupa, stres juga bisa bikin rambut rontok," jelas Firman kepada kumparanWOMAN.
Lho, Kok Stres Bisa Bikin Rambut Rontok?
Memang, hubungan antara stres dan rambut rontok itu nyata. Firman memaparkan bahwa pemicu kerontokan biasanya gabungan dari beberapa hal. "Jadi, awalnya bisa dari faktor hormonal, ditambah fase rontok alami, lalu diperparah oleh pola hidup yang nggak sehat. Stres adalah puncaknya yang memicu semua masalah itu," tuturnya.
Hal ini bukan omong kosong belaka. Sebuah studi tahun 2025 berjudul "Stress-induced sympathetic hyperactivation drives hair follicle necrosis to trigger autoimmunity" menemukan mekanismenya. Rupanya, saat stres, tubuh melepaskan senyawa norepinefrin. Senyawa inilah yang kemudian merusak dan membunuh sel-sel rambut yang sedang aktif tumbuh, akhirnya menyebabkan kerontokan.
Lalu, Gimana Cara Mengatasinya?
Jujur saja, stres itu hal yang wajar dan sulit dihindari sepenuhnya. Tekanan deadline kerjaan, konflik dengan orang terdekat, atau kondisi keuangan yang lagi seret semua bisa jadi pemicu. Dan efeknya bisa sampai ke kulit kepala kita.
Tapi tenang, ada beberapa langkah yang bisa dicoba. Firman menekankan pentingnya mengubah gaya hidup sebagai langkah awal. "Pola hidupnya diubah dulu. Kebiasaan seperti merokok atau kurang tidur itu pengaruhnya signifikan terhadap kerontokan. Jadi, mulailah dari sana," sarannya.
Selain itu, perawatan dari luar juga tak kalah penting.
"Yang nggak kalah vital adalah menjaga kebersihan kulit kepala. Scalp yang bersih dan sehat adalah fondasi utama untuk mengurangi kerontokan," pungkas Firman menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Puasa Ramadhan 2026 pada 17 Februari
Jennifer Coppen Pilih Tak Tanggapi Sindiran Pedas Connell Twins
Kemensos Paparkan Mekanisme Reaktivasi bagi Peserta PBI-JKN yang Dinonaktifkan
Sidang Isbat 17 Februari Tetapkan Awal Puasa Ramadhan 2026