Tahap pertama ialah Intervensi reverse linkage sebagai fasilitator pada tahun 2024 ini. Tahap kedua, rencana jangka pendek (2024-2025) Jawa Timur bekerja sama dengan serunai commerce untuk meningkatkan kapasitas dan berpotensi untuk mengembangkan Joint Venture.
"Setelah Jawa Timur mencapai kapasitasnya, serunai commerce akan memberikan akses ke platform-platform yang akan menghubungkan ke rantai pasok halal," imbuh Gubernur Jatim.
Memasuki tahap ketiga, ada rencana jangka menengah dan panjang (2025 – seterusnya) yakni Intervensi reverse linkage sebagai fasilitator dan sebagai penyedia pendanaan katalitik.
IsDB berupaya memastikan skenario win-win tercapai sebagai hasil dari intervensi reverse linkage.
Baca Juga: Apa Benar Gaji ASN, TNI-Polri Bakal Naik, Begini Penjelasan Presiden Jokowi
"Sementara untuk pembiayaan dari semua pihak yaitu antara Jatim, Serunai Commerce, dan IsDB. Mohon doa dan supportnya semoga lancar sukses," pinta Khofifah Indar Parawansa.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: adatah.com
Artikel Terkait
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi
Harga Emas Antam Naik Tipis, Buyback Melonjak Lebih Signifikan
IHSG Melonjak 6%, Namun 10 Saham Ini Anjlok Lebih dari 10%