Kementan Bangun Peternakan Ayam Rp 20 Triliun: Solusi untuk Program Makan Bergizi Gratis

- Minggu, 09 November 2025 | 07:40 WIB
Kementan Bangun Peternakan Ayam Rp 20 Triliun: Solusi untuk Program Makan Bergizi Gratis
Kementan Bangun Peternakan Ayam Rp 20 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Kementan Siapkan Peternakan Ayam Rp 20 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan rencana besar pembangunan peternakan ayam di seluruh Indonesia. Investasi senilai Rp 20 triliun ini ditujukan khusus untuk mendukung pasokan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Amran menjelaskan bahwa dana sebesar itu akan dialokasikan untuk membangun peternakan ayam pedaging dan petelur yang terintegrasi. Pembangunan akan difokuskan pada wilayah-wilayah di Indonesia yang masih mengalami kekurangan atau shortage pasokan daging ayam dan telur.

"Kami akan mensuplai (program MBG), jangan sampai telur dan ayamnya ke depan shortage atau kekurangan. Jadi kita siapkan dari sekarang," ujar Amran, seperti dikutip pada Sabtu (8/11).

Kerja Sama dengan Danantara dan Target Waktu

Proyek strategis ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pertanian dan Danantara, yang turut berperan dalam pendanaan dan pelaksanaannya. Pemerintah menargetkan seluruh proses perencanaan dan studi kelayakan dapat diselesaikan dengan cepat.

Dengan demikian, pembangunan fisik peternakan ayam ini diharapkan dapat segera dimulai pada Januari 2026. Amran berharap dana dari Danantara dapat segera dicairkan pada waktu tersebut agar proyek dapat berjalan tepat waktu.

Dampak bagi Ketahanan Pangan Nasional

Keberadaan peternakan ayam terintegrasi ini diharapkan menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan pasokan protein hewani bagi masyarakat. Sistem terintegrasi ini juga diproyeksikan dapat meningkatkan produksi ayam dan telur secara signifikan.

Dampak positifnya adalah dapat menekan potensi kelangkaan dan menjaga stabilitas harga kedua komoditas tersebut di pasaran. Mentan Amran optimistis bahwa dengan dukungan semua pihak, termasuk Danantara, Indonesia dapat mencapai kemandirian pangan berbasis peternakan yang berkelanjutan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar