Wall Street Ditutup Mixed: Pasar Optimistis Government Shutdown Segera Berakhir
Tiga indeks utama Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Jumat waktu setempat. Pasar saham merespons positif harapan akan berakhirnya penutupan pemerintahan atau government shutdown di Amerika Serikat yang telah berlangsung lama.
Performa Indeks Saham AS
Dow Jones Industrial Average berhasil naik 79 poin atau 0,2 persen, diikuti S&P 500 yang bertambah 0,1 persen. Sementara itu, NASDAQ Composite justru mengalami pelemahan sebesar 0,2 persen.
Penyebab Optimisme Pasar
Sentimen pasar membaik setelah Senate Minority Leader Chuck Schumer mengumumkan usulan kompromi untuk membuka kembali pemerintahan dalam beberapa jam jika disetujui Partai Republik. Schumer menyatakan kesediaan meloloskan RUU pendanaan asalkan disertai perpanjangan subsidi kesehatan selama satu tahun.
Dampak Shutdown pada Ekonomi AS
Data terbaru menunjukkan sentimen konsumen AS merosot ke level terendah sejak Juni 2022 akibat kekhawatiran dampak ekonomi dari shutdown. Indeks sentimen konsumen University of Michigan turun menjadi 50,3 pada November dari 53,6 di Oktober, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 53.
Kondisi Pasar Tenaga Kerja
Kekhawatiran ekonomi semakin meningkat dengan adanya tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja. Laporan dari perusahaan konsultan Challenger, Gray & Christmas menunjukkan lonjakan pemutusan kerja sebesar 183,1 persen pada Oktober dibanding bulan sebelumnya - kenaikan bulanan tertinggi dalam beberapa dekade.
Prospek Kebijakan The Fed
Analis dari Morgan Stanley menyatakan data ekonomi yang terbatas tetap mendukung peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember. The Fed sebelumnya telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Oktober untuk menahan pelemahan pasar tenaga kerja.
Performa Saham Perusahaan Teknologi
Di sisi korporasi, saham Peloton Interactive menguat setelah membukukan pendapatan kuartalan di atas ekspektasi. Saham Affirm Holdings juga melonjak usai laporan kinerja fiskal kuartal pertama 2026 melampaui proyeksi. Tesla Inc menjadi perhatian setelah pemegang saham menyetujui paket kompensasi bersejarah bagi CEO Elon Musk.
Artikel Terkait
Dow Jones Tembus Rekor Tertinggi Baru, Sementara S&P 500 dan Nasdaq Turun
BEI Pindahkan Saham IBOS dan STAR ke Papan Pemantauan Khusus
OJK Cabut Izin Tiga BPR dalam Dua Bulan Pertama 2026
BEI Umumkan Resmi, PT Oso Sekuritas Indonesia Berganti Nama Jadi Sukadana Prima Sekuritas