Beberapa komoditas barang non-migas yang menjadi penyumbang utama peningkatan nilai dan volume ekspor adalah:
- Lemak dan minyak hewan/nabati
- Besi dan baja
- Mesin dan peralatan listrik
- Kendaraan dan bagiannya
Ekspor Jasa Didorong Kunjungan Wisatawan Mancanegara
Pertumbuhan ekspor jasa juga menunjukkan tren positif, yang salah satunya didorong oleh peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Sementara itu, nilai impor barang Indonesia tercatat USD 60,39 miliar atau turun 2,09 persen secara year on year.
Produksi Nasional Tetap Ekspansif
Aktivitas produksi domestik tetap terjaga kuat, yang ditunjukkan oleh Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Bank Indonesia yang berada di zona ekspansif pada level 51,66 persen. Survei Industri Besar Sedang (IBS) triwulanan BPS juga mengonfirmasi peningkatan produksi di beberapa industri pengolahan non-migas, seperti industri logam dasar.
Artikel Terkait
Ramadan 2026 Diprediksi Picu Gelombang Pinjol, OJK Waspadai Dominasi Kredit Konsumtif
Pemulihan SPBU Aceh Tembus 97 Persen Pascabencana
Di Balik Kenaikan IHSG, Sepuluh Saham Ini Justru Terjun Bebas
BEI Dibanjiri Emisi Baru, IHSG Nyaris Sentuh 9.000 di Awal 2026