MSCI Rilis Hasil Review Besok: BREN dan BRMS Berpotensi Masuk Indeks Global
MSCI akan mengumumkan hasil tinjauan berkala (review) konstituen indeks globalnya pada Kamis, 6 November 2025, sekitar pukul 05.00 WIB. Pengumuman rebalancing MSCI ini sangat dinantikan pasar modal Indonesia.
Pergerakan Saham MSCI Diprediksi Fluktuatif
Menjelang pengumuman hasil review MSCI, saham-saham yang dikaitkan dengan indeks global tersebut diperkirakan mengalami pergerakan fluktuatif. Analis pasar modal memprediksi volatilitas akan terjadi pada hari ini, Rabu (5/11/2025), sebelum pengumuman resmi.
BREN dan BRMS Calon Kuat Masuk Konstituen MSCI
Pengamat pasar modal Michael Yeoh menyoroti dua saham potensial yang berpeluang masuk dalam konstituen standard caps MSCI:
BREN (Barito Renewables Energy) menunjukkan peluang kuat dengan perkiraan kapitalisasi pasar free float mencapai Rp144,6 triliun, asumsi free float 11,62% dari total kapitalisasi pasar Rp1.244 triliun. Nilai ini telah memenuhi persyaratan minimum MSCI.
BRMS (Bumi Resources Minerals) juga berpotensi dengan kapitalisasi pasar free float diperkirakan Rp52,99 triliun, dengan porsi free float sekitar 36,45% dari total kapitalisasi pasar Rp145,33 triliun.
Perhitungan Free Float MSCI yang Ketat
Michael Yeoh mengingatkan bahwa MSCI memiliki perhitungan free float tersendiri yang berbeda dengan data yang beredar di pasar. "MSCI memiliki aturan ketat terkait perhitungan free float dan likuiditas secara berkala minimal selama enam bulan," tegasnya.
Kinerja Saham Terkini
Pada perdagangan Rabu (5/11/2025), saham BREN menguat 2,17% ke level Rp9.425 per saham, dengan kenaikan 7,71% dalam sepekan. Sementara saham BRMS naik 3,76% menjadi Rp965 per saham.
Pentingnya Indeks MSCI bagi Saham Indonesia
MSCI merupakan penyedia indeks global yang menjadi acuan utama investor institusi dunia. Masuknya saham Indonesia dalam indeks MSCI dapat menarik arus dana asing, meningkatkan likuiditas, dan memengaruhi sentimen positif terhadap harga saham terkait.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor.
Artikel Terkait
Dewan Komisaris Independen WIKA Beton Meninggal Dunia
Analis Proyeksikan IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Waspadai Potensi Koreksi
Unilever Indonesia Bagikan Dividen Rp8,1 Triliun dari Laba dan Hasil Divestasi
Analis Proyeksikan Harga Emas Antam Bisa Sentuh Rp 3,15 Juta per Gram