Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,28 persen ke level 5.820 pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Meski indeks tertekan, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan signifikan. Nilai transaksi di pasar reguler tercatat Rp7,61 triliun.
PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) memimpin jajaran top gainer dengan lonjakan 31,33 persen ke harga Rp218 per saham. Disusul PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) yang menguat 25 persen ke Rp360. Posisi ketiga ditempati PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) yang naik 19,43 persen ke Rp418.
PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) berada di urutan keempat dengan kenaikan 16,95 persen ke Rp138, disusul PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) yang menguat 16,88 persen ke Rp90. Saham lain yang masuk daftar top gainer antara lain PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik 14,37 persen, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) naik 13,64 persen, PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) naik 12,71 persen, PT Era Digital Media Tbk (AWAN) naik 12,69 persen, dan PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) naik 11,11 persen.
Di sisi lain, sepuluh saham top loser hari ini adalah BHAT, BBRM, COCO, GPSO, UVCR, KDTN, CFIN, RMBS, DEPO, dan BOBA. Seluruhnya ditutup melemah dalam rentang 10,87 persen hingga 14,90 persen.
Dari sisi nilai transaksi, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin top value dengan transaksi Rp1,14 triliun. Disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp490 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp479 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp477 miliar, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp671 miliar. Menariknya, dari lima saham dengan nilai transaksi tertinggi, hanya DSSA yang berhasil ditutup di zona hijau.
Artikel Terkait
Pemerintah Kembalikan Dana Rp281 Triliun ke Perbankan, Siapkan Tambahan Rp100 Triliun
Bahlil Bantah Larangan Ekspor Batu Bara, Tegaskan Prioritas Pasokan untuk PLN
BRI Jazz Gunung 2026 Hadir di Bromo, Tawarkan Pengalaman Musik dan Alam
Banggar DPR Usulkan Tambahan Anggaran Rp 984 Triliun untuk RAPBN 2027