IIF Jamin Sukuk Hijau Arkora Hydro Rp645 Miliar, Perkuat Pembiayaan Energi Terbarukan

- Senin, 25 Mei 2026 | 18:35 WIB
IIF Jamin Sukuk Hijau Arkora Hydro Rp645 Miliar, Perkuat Pembiayaan Energi Terbarukan

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi menandatangani Perjanjian Fasilitas Penjaminan dengan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) senilai total Rp645 miliar. Langkah ini diambil untuk memperkuat profil kredit sukuk serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap instrumen pembiayaan hijau di Indonesia.

Perjanjian tersebut ditandatangani pada 20 Mei 2026. Dalam keterangan resmi yang diterbitkan Senin (25/5/2026), Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyatakan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen IIF dalam mendorong transisi energi Indonesia melalui penyediaan instrumen pembiayaan hijau yang kredibel.

“Kerja sama ini mencerminkan komitmen IIF dalam mendorong transisi energi Indonesia melalui penyediaan instrumen pembiayaan hijau yang kredibel,” ujar Rizki.

Menurut Rizki, pemberian fasilitas jangka panjang ini menunjukkan bagaimana pembiayaan strategis dapat mempercepat pengembangan proyek energi terbarukan. IIF dan Arkora Hydro sendiri telah menjalin kerja sama sejak 2019, terutama dalam pembiayaan sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga air di Indonesia, termasuk penerbitan obligasi hijau perusahaan pada 2023.

Kerja sama berkelanjutan ini mencerminkan peran IIF yang konsisten dalam mendukung pengembangan aset energi terbarukan di dalam negeri. Sebagai katalis pembangunan infrastruktur, IIF berperan komplementer dengan industri keuangan untuk memperluas pembiayaan ke berbagai sektor infrastruktur.

Sementara itu, pada awal 2026, IIF telah menyalurkan pembiayaan untuk proyek di sektor kesehatan dan pelabuhan. Saat ini, pipeline transaksi IIF juga mencakup sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital.

“Melalui peran ini, kami turut mendukung pertumbuhan dan pendalaman pasar modal Indonesia dengan memungkinkan proyek-proyek yang kredibel dan bankable mengakses sumber pendanaan yang lebih luas,” ujar Rizki.

Melalui kolaborasi ini, IIF bertujuan memperkuat kemitraan dalam pembiayaan energi terbarukan serta mendorong partisipasi pasar keuangan yang lebih besar dalam agenda infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar