PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar 60 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,02 triliun kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Rajawali Place, Jakarta, pada Kamis, 7 Mei 2026. Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran direksi, komisaris, serta pemegang saham yang mewakili 22,7 miliar saham, atau sekitar 90 persen dari total saham, sehingga kuorum berhasil tercapai.
Dalam agenda rapat, pemegang saham menyetujui usulan manajemen untuk mengalokasikan 58,5 persen dari laba bersih sebagai dividen. Dengan demikian, total dividen yang dibagikan mencapai 60 juta dolar AS dari laba bersih tahun 2025 yang menembus angka 102,5 juta dolar AS. Jumlah tersebut sudah mencakup dividen interim sebesar 30 juta dolar AS yang telah dibagikan pada akhir tahun lalu, sedangkan sisanya sebesar 30 juta dolar AS akan disalurkan sebagai dividen final.
Meskipun jumlah dividen interim dan final sama dalam denominasi dolar AS, secara nominal dalam rupiah terdapat perbedaan akibat penguatan nilai tukar dolar. Dividen interim tercatat sebesar Rp19,81 per saham, sementara dividen final yang mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia pada 7 Mei mencapai Rp20,69 per saham. Perbedaan ini mencerminkan fluktuasi nilai tukar yang terjadi dalam periode tersebut.
Kebijakan pembagian dividen ini tidak terlepas dari kinerja keuangan Archi yang solid sepanjang tahun lalu. Didukung oleh kenaikan harga emas, pendapatan perusahaan melesat 72 persen menjadi 496 juta dolar AS, dibandingkan dengan 288 juta dolar AS pada tahun 2024. EBITDA pun ikut melejit 194 persen menjadi 231 juta dolar AS, sementara laba bersih melonjak 884 persen dari 10 juta dolar AS menjadi 103 juta dolar AS.
Secara operasional, perseroan mencatat produksi emas sebanyak 122 kilo ons, meningkat 31 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan ini seiring dengan peningkatan kadar emas yang naik 16 persen, dari 1,02 kilo ons menjadi 1,18 kilo ons. Manajemen juga telah mengumumkan jadwal distribusi dividen yang akan dimulai dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 19 Mei 2026, ex dividen pada 20 Mei, cum dividen di pasar tunai pada 21 Mei, ex dividen di pasar tunai pada 22 Mei, dan pembayaran dividen dijadwalkan pada 9 Juni 2026.
Artikel Terkait
Mark Dynamics Targetkan Laba Bersih Rp360 Miliar di 2026, Ditopang Ekspor dan Penguatan Dolar AS
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk Bagikan Dividen Rp266 Miliar, Setara Rp70 per Saham
12 Emiten Gelar RUPS Serentak Hari Ini, DKFT Bayar Dividen Final Rp197,33 Miliar
Saham WBSA Kembali ARB Usai BEI Masuk ke Kategori Kepemilikan Terkonsentrasi