Secara terpisah, pengamat pasar modal Michael Yeoh memberikan pandangannya dari sisi analisis teknikal. Ia menilai sejumlah emiten mulai menunjukkan pola akumulasi yang cukup sehat, menandakan minat investor yang mulai kembali.
“MBMA, INCO, MDKA, NCKL memiliki area teknikal dan akumulasi yang cukup baik,” ungkapnya.
Michael secara khusus menyoroti potensi pergerakan saham MBMA yang dinilai masih memiliki ruang untuk menguat, dengan level batas bawah yang relatif aman.
“MBMA berpotensi kembali ke area 800, dengan support di 650,” jelasnya.
Sedangkan untuk INCO, ia memetakan area support dan resistance yang dinilai krusial bagi para pelaku pasar dalam menyusun strategi trading.
“INCO support di 6.000, resistance di 7.000, dengan target kenaikan hingga ke 8.000-9.000,” tambah Michael.
Perlu diingat, setiap keputusan investasi mengandung risiko. Analisis dan rekomendasi dari pihak manapun hendaknya disikapi dengan bijak dan dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan, bukan satu-satunya acuan.
Artikel Terkait
Laba Bersih Darya-Varia Naik 5% di 2025, Didorong Pertumbuhan Pendapatan
Rusia Hentikan Ekspor Bahan Bakar Mulai April 2026 untuk Stabilkan Pasar Domestik
RISE Catat Lonjakan Laba 165% di 2025, Didorong Penjualan Apartemen
Analis Prediksi Rupiah Bisa Anjlok ke Rp17.100 per Dolar AS