Gerai ritel MR DIY, lewat PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), baru saja mengonversi lebih dari 21 juta sahamnya. Ini bagian dari program saham untuk karyawan dan manajemen, yang biasa disebut MESOP. Angka pastinya, 21.285.750 saham.
Menurut keterbukaan informasi yang dirilis Senin (9/2/2026), hak opsi yang belum sempat dikonversi di periode kali ini masih punya kesempatan. Hak itu bisa digunakan pada periode pelaksanaan berikutnya. Jadi, masih ada kelonggaran.
Nah, untuk tahap pertama ini, pelaksanaannya berlangsung selama 30 hari bursa. Rentang waktunya dari 18 Februari sampai 10 Maret 2026. Harganya? Rp1.650 per lembar saham. Cukup menarik.
Aksi korporasi ini sebenarnya sudah dapat lampu hijau. Investor telah menyetujuinya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar sebelumnya. Artinya, langkah ini sudah direstui dari atas.
Kalau dirunut, program MESOP ini jalan beriringan dengan momen IPO perusahaan. Dalam skemanya, MDIY menerbitkan saham baru sebanyak 514.136.000 lembar. Jumlah itu setara dengan 2,041 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO. Lumayan signifikan.
Programnya sendiri rencananya bakal dijalankan dalam dua tahap. Tahap awal mencakup separuh, atau 50 persen, dari total hak opsi yang bisa diterbitkan. Waktunya dalam dua bulan setelah saham dicatatkan di bursa. Untuk tahap kedua? Itu masih akan diputuskan kemudian oleh dewan komisaris. Jadi, masih ada babak lanjutannya.
Bagaimana dengan pergerakan sahamnya? Hingga penutupan perdagangan Senin itu, harga saham MDIY cenderung datar. Posisinya stagnan di level Rp940 per saham. Posisi ini mengikuti pelemahan tipis 0,53 persen di akhir pekan sebelumnya. Tampaknya pasar masih menunggu dan melihat.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
Proyek Hilirisasi Bauksit di Mempawah Mulai Gerakkan Ekonomi Lokal
Wall Street Dibayangi Kekhawatiran AI dan Data Ekonomi, Indeks Utama Melemah
Jababeka Targetkan Penjualan Rp3,75 Triliun pada 2026, Kendal Jadi Penopang Utama
BEI Cabut Status Papan Khusus Saham RLCO Mulai 10 Februari 2026