Mundurnya Iman Rachman dari pucuk pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) ramai diperbincangkan. Banyak yang bertanya-tanya, apakah ada campur tangan Istana dalam keputusan itu? Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dengan tegas membantah.
"Enggak ada hubungannya," ucap Prasetyo, Jumat (30/1) lalu di Wisma Danantara, Jakarta. Pernyataannya singkat dan jelas, menepis segala spekulasi.
Prasetyo justru menyatakan pihaknya menghormati langkah yang diambil Iman Rachman. Menurutnya, pengunduran diri itu merupakan sebuah bentuk pertanggungjawaban.
"Kita tentunya menghormati keputusan itu. Kalau kita lihat dari statement-nya beliau itu, kan, adalah bentuk pertanggungjawaban, ya, dari kejadian yang lalu," paparnya lebih lanjut.
Namun begitu, Prasetyo tak menampik bahwa gejolak pasar yang terjadi harus jadi pelajaran. Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa hari sebelumnya, menurutnya, menuntut adanya evaluasi dan perbaikan sistem.
"Intinya kita fundamental kita kuat," katanya. "Tapi setiap peristiwa harus kita ambil hikmahnya. Peristiwa dua hari yang lalu ini kita ambil hikmahnya bagian dari ke depan kita menata regulasi kita."
Artikel Terkait
BRI Salurkan Kredit Rp4 Triliun ke Dua Anak Usaha Golden Energy Mines
GEMA Gelar Buyback Saham Senilai Rp2 Miliar hingga 2026
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2026 Belum Dipangkas Pemerintah
IHSG Anjlok 1,61%, Sentimen Jual Dominasi Pasar