Pemerintah Pacu Demutualisasi BEI dan Naikkan Free Float, Respons Tekanan Global

- Jumat, 30 Januari 2026 | 13:30 WIB
Pemerintah Pacu Demutualisasi BEI dan Naikkan Free Float, Respons Tekanan Global

Stage-nya memang belum di kita, tapi pada dasarnya kita selalu siap,” katanya.

Tak Hanya Demutualisasi, Aturan Free Float Juga Naik

Di sisi lain, ada satu kebijakan pendukung lain yang tak kalah penting. Pemerintah juga mendorong kenaikan ketentuan free float saham, dari yang semula 7,5 persen menjadi 15 persen. Targetnya, aturan baru ini mulai berlaku Maret 2026.

Langkah ini diharapkan bisa memperbaiki likuiditas pasar dan mendekatkan Indonesia pada standar internasional. Airlangga pun membandingkan.

“Thailand 15 persen, Singapura dan Filipina 10 persen, Inggris 10 persen. Jadi kita ambil angka yang relatif lebih terbuka dengan tata kelola yang lebih baik,” paparnya.

Dengan dua langkah besar ini demutualisasi dan kenaikan free float pemerintah berharap stabilitas perdagangan saham bisa lebih terjaga. Daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor global diharapkan menguat, sekaligus meredam dampak tekanan yang sempat membuat IHSG anjlok hampir 8 persen di pertengahan pekan lalu. Sebuah upaya untuk bangkit dari tekanan, dengan tata kelola yang lebih baik sebagai ujung tombaknya.


Halaman:

Komentar