Pasar saham Indonesia menutup sesi pagi dengan catatan hijau yang cukup menggembirakan. IHSG naik 1,18 persen ke level 8.329,15. Padahal, di tengah jalan, indeks sempat melesat lebih tinggi lagi dan menyentuh angka 8.408.
Transaksi berlangsung cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 31,8 miliar saham dengan nilai Rp22,1 triliun. Dari papan pencatatan, mayoritas saham bergerak naik: 571 saham menguat, sementara yang melemah cuma 197. Sisanya, 190 saham, diam di tempat.
Penguatan ini ternyata tak cuma terjadi di IHSG. Indeks-indeks utama lainnya ikut merasakan sentuhan positif. LQ45 melonjak 2,28 persen, IDX30 naik 2,23 persen. MNC36 dan JII juga tak mau kalah, masing-masing menguat 2,48 persen dan 1,82 persen.
Lalu, bagaimana dengan sektor-sektornya? Ternyata, sebagian besar justru menunjukkan performa bagus. Sektor-sektor seperti konsumer non siklikal, energi, hingga infrastruktur dan kesehatan, semuanya catat penguatan. Di sisi lain, ada juga yang masih tertatih-tatih. Sektor bahan baku, industri, dan teknologi justru terlihat melemah di tengah euforia kenaikan ini.
Nah, bicara soal saham individu, ada beberapa nama yang jadi bintang pagi ini. ESTI, FIRE, dan ERTX menduduki puncak daftar top gainers, menarik perhatian banyak trader.
Tapi tentu, tidak semua beruntung. Beberapa saham justru terperosok dan masuk dalam daftar top losers. INDO, NSSS, dan XPLQ adalah nama-nama yang hari ini harus menerima kenyataan pahit itu.
(kunthi fahmar sandy)
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020