Pagi ini di Bursa Efek Indonesia, suasana cukup cerah. IHSG dibuka menguat tipis, tepatnya 0,19 poin, menempatkan indeks di posisi 8.967. Penguatan ini terjadi di awal sesi perdagangan Senin, 26 Januari 2026.
Aktivitasnya lumayan ramai. Volume perdagangan mencatatkan angka 549 juta lembar saham dengan nilai transaksi hampir menyentuh Rp479 miliar. Frekuensinya pun tinggi, mencapai 75 ribu kali. Kalau dilihat dari kapitalisasi pasarnya, angkanya besar sekali: Rp16,2 triliun.
Sentimen positif terlihat jelas dari jumlah saham yang naik. Ada 317 emiten yang harganya merangkak naik, sementara yang turun jauh lebih sedikit, hanya 70 saham. Sisanya, sebanyak 571 saham, tampak diam di tempat tanpa perubahan harga berarti.
Nah, soal saham papan atas, ada beberapa yang kinerjanya luar biasa. Langgeng Makmur Industri (LMPI) jadi jawara dengan lonjakan fantastis 24,75%. Posisi kedua ditempati Jasnita Telekomundo (JAST) yang naik 21,62%, diikuti Artha Mahiya Investama (AIMS) dengan kenaikan 16,56%.
Tapi tentu, tidak semua beruntung. Di sisi lain, beberapa saham justru tertekan. Pudjiadi Prestige (PUDP) jadi yang terpuruk dengan koreksi 12,82%. Pakuan (UANG) menyusul dengan pelemahan 10,59%, dan Kioson Komersial Indonesia (KIOS) melorot 10,30%.
Performa sektoral pagi ini beragam, menciptakan dinamika tersendiri. Sektor energi sedikit merosot 0,02%, sementara sektor non-siklikal justru menguat 0,25%. Sektor siklikal, yang biasanya sensitif dengan kondisi ekonomi, malah naik cukup signifikan 0,34%.
Kalau kita telusuri lebih jauh, sektor keuangan justru terlihat lesu dengan penurunan 0,26%. Berbeda nasib dengan infrastruktur yang naik 0,51% dan properti yang lebih optimis dengan kenaikan 0,57%. Sektor bahan baku jadi bintang pagi ini, melesat 2,0%, diikuti transportasi yang naik 0,30%.
Tak ketinggalan, sektor industri dan teknologi juga catatkan angka hijau, masing-masing naik 0,05% dan 0,14%. Sektor kesehatan menutup daftar dengan performa terbaik kedua secara sektoral, menguat 0,78%.
Artikel Terkait
PT Bersama Mencapai Puncak Tbk Bangun Pabrik Sterilisasi Makanan di Malang, Targetkan Ekspor ke ASEAN dan Timur Tengah
Mantan Kapolri Sutarman Jadi Komisaris Utama Bukalapak, Fokus Perkuat Keamanan Siber
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor di Tuban, Targetkan Kirim 450 Ribu Ton Semen ke AS pada 2026
Bank Mandiri Siapkan Dana Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Obligasi Hijau Jatuh Tempo Juli 2026