Kalau bicara soal pengembang properti premium di Indonesia, nama PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) pasti sering muncul. Perusahaan ini, yang akrab disebut TRIN, memang fokus pada pengembangan dan pengelolaan properti serta real estate. Tapi, siapa sebenarnya yang mengendalikan saham emiten ini?
Berdiri sejak 2009, TRIN memulai langkah pertamanya dengan menggarap Ubud Village, sebuah proyek seluas 5 hektar. Mereka tak butuh waktu lama untuk dikenal sebagai pengembang apartemen premium. Tak hanya itu, mereka juga merambah ke konsep lain seperti Melrose Place, yang menggabungkan fungsi rumah kantor, toko, bahkan kos-kosan.
Perjalanan mereka makin melesat mulai 2013. Di tahun itu, TRIN menjalin kolaborasi dengan dua raksasa: Waskita Karya dan Waskita Realty. Hasilnya? Dua proyek ikonik, Brooklyn Apartment dan Yukata Suites, pun lahir. Setelah itu, portofolio mereka kian beragam, mencakup apartemen, perumahan, hingga superblok kawasan niaga. Mereka bahkan terlibat dalam pengembangan kawasan pariwisata TanaMori di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Jangkauan geografisnya pun luas. Proyek-proyek TRIN tersebar dari Jakarta, Batam, Lampung, hingga Bogor dan Tangerang Selatan. Beberapa nama yang mungkin familiar di telinga adalah Sequoia Hills, Holdwell Business Park, dan yang cukup monumental, Marc’s Boulevard di Batam. Proyek terakhir ini menelan investasi fantastis, Rp5 triliun, di atas lahan 23 hektar.
Di balik operasionalnya, TRIN didukung oleh enam entitas anak. Mereka juga berasosiasi erat dengan PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE), yang bertugas mengelola sejumlah apartemen milik perseroan.
Lalu, kembali ke pertanyaan utama: siapa pemegang kendali saham TRIN?
Artikel Terkait
Ramadan 2026 Diprediksi Picu Gelombang Pinjol, OJK Waspadai Dominasi Kredit Konsumtif
Pemulihan SPBU Aceh Tembus 97 Persen Pascabencana
Di Balik Kenaikan IHSG, Sepuluh Saham Ini Justru Terjun Bebas
BEI Dibanjiri Emisi Baru, IHSG Nyaris Sentuh 9.000 di Awal 2026