Pasar saham Wall Street ditutup dengan pergerakan beragam pada Rabu kemarin. Tekanan datang dari sektor keuangan, terutama setelah pernyataan keras Presiden Trump soal perumahan. Tapi, jangan salah, semangat di sektor teknologi dan AI justru tetap membara, cukup kuat untuk mengerek indeks Nasdaq ke zona hijau.
Indeks S&P 500 akhirnya melemah 0,34 persen ke level 6.920,93. Sementara itu, Dow Jones terpangkas cukup dalam, 0,94 persen, menjadi 48.996,08. Di sisi lain, Nasdaq berhasil bertahan dengan kenaikan tipis 0,16 persen, menutup sesi di 23.584,28 poin.
Guncangan datang dari dunia properti. Trump mengumumkan rencana melarang pembelian rumah keluarga tunggal oleh korporasi, sebuah langkah yang ditujukan untuk meredam harga. Imbasnya langsung terasa. Saham perusahaan akuisisi perumahan seperti Blackstone dan Apollo Global Management anjlok lebih dari 5 persen. American Homes 4 Rent juga ikut terpuruk. Namun begitu, menariknya, platform real estat Zillow justru meroket lebih dari 2 persen.
Sejumlah nama besar lainnya juga ikut terseret. JPMorgan Chase merosot 2,3 persen setelah peringkatnya diturunkan oleh Wolfe Research. Di sektor pertahanan, Northrop Grumman dan Lockheed Martin terpukul keras, masing-masing turun 5,5 persen dan 4,8 persen, menyusul ancaman Trump yang akan membatasi dividen dan buyback saham mereka.
Tapi ceritanya berbeda di lorong teknologi. Nvidia dan Microsoft sama-sama naik sekitar 1 persen. Alphabet bahkan melesat lebih dari 2 persen. Rupanya, kekhawatiran bahwa saham-saham AI sudah terlalu mahal mulai pudar. Investor kembali melirik mereka.
Minat yang besar terhadap AI ini bukan isapan jempol belaka. Ambil contoh Anthropic, sang pembuat chatbot Claude. Perusahaan itu dikabarkan sedang merancang penggalangan dana miliaran dolar yang bisa menempatkan valuasinya di angka fantastis: 350 miliar dolar AS. Angka itu akan membuatnya lebih bernilai daripada raksasa seperti Chevron atau Wells Fargo.
Jake Dollarhide, kepala eksekutif Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma, punya komentar menarik soal tren ini.
Artikel Terkait
Cadangan LPG Nasional Kembali Normal Setelah Sempat Kritis
ARNA Bagikan Dividen Rp330 Miliar, Yield Capai 8,4%
Cimory Bagikan Dividen Rp1,59 Triliun dari Laba Bersih Rp2,03 Triliun
IHSG Melonjak 2,07%, Sentimen Beli Dominasi Pasar Saham