IHSG ditutup menguat cukup signifikan di akhir pekan lalu, tepatnya 1,17 persen ke level 8.748. Yang menarik, pergerakan indeks masih didominasi oleh volume pembelian. Nah, melihat kondisi ini, proyeksi untuk perdagangan Senin depan cenderung optimis, melanjutkan tren penguatan.
Namun begitu, analis dari MNC Sekuritas punya pandangan yang lebih detail. Mereka memetakan beberapa skenario yang mungkin terjadi.
Dalam laporannya, mereka menulis, "Kami memperkirakan adanya beberapa skenario yang memungkinkan terjadi untuk IHSG, di mana pada best case (biru), IHSG sudah menyelesaikan wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji rentang 8.776-8.905."
Tapi, mereka juga memberi catatan. "Namun, pada dua skenario lain (hitam dan merah), IHSG masih rawan terkoreksi dahulu." Intinya, hati-hati. Untuk pekan depan, support kunci ada di 8.584 dan 8.525, sementara resistance di 8.776 dan 8.822.
Lalu, saham apa saja yang patut dicermati? Berikut beberapa rekomendasi dari riset tersebut.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Rekomendasi: Buy on Weakness. Saham ini naik 1,54% ke Rp1.645 dengan volume beli yang masih mendominasi. Analisis teknikal menunjukkan ARCI diperkirakan masih berada di bagian wave 4. Beli di area Rp1.490-Rp1.575, dengan target harga Rp1.775 dan Rp1.950. Stoploss-nya di bawah Rp1.380.
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rekomendasi: Buy on Weakness. EMAS menguat 1,35% ke Rp5.625. Selama harga bisa bertahan di atas level kunci Rp5.275, saham ini diyakini sedang berada di awal wave [5]. Rekomendasi beli di kisaran Rp5.475-Rp5.600. Targetnya cukup menarik, di Rp6.100 dan Rp6.400.
PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) - Rekomendasi: Spec Buy. Berbeda dengan lainnya, CMRY justru terkoreksi 1,77% ke Rp5.550 dengan tekanan jual yang muncul. Tapi justru di sinilah peluang spekulatifnya, karena saham ini diperkirakan sedang di awal wave 5. Bisa dipertimbangkan beli di Rp5.425-Rp5.525, target Rp5.925 dan Rp6.300.
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rekomendasi: Buy on Weakness. Performanya cukup mencolok, melonjak 7,81% ke Rp69 dengan volume pembelian yang meningkat pesat, bahkan berhasil menembus MA20. Asalkan bisa bertahan di atas Rp64, GOTO diperkirakan sedang membentuk awal wave [iii]. Rekomendasi beli di Rp65-Rp68, dengan target Rp71 dan Rp73.
Jadi, meski sinyal secara umum positif, tetap ada ruang untuk koreksi. Penting untuk memperhatikan level-level kunci yang disebutkan dan mengelola risiko dengan baik.
Artikel Terkait
BEI Hentikan Perdagangan 50 Emiten Akibat Tunggakan Biaya Pencatatan
LRT Jabodebek Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta dan Stasiun
Enam Calon Emiten Tunda IPO, Tunggu Kejelasan Regulasi BEI
Direktur ITSEC Asia Meninggal Dunia, Perusahaan Siapkan RUPS untuk Suksesi