Danantera Diproyeksikan Jadi Motor Pasar Saham 2026, IHSG Bisa Tembus 9.200

- Kamis, 01 Januari 2026 | 11:15 WIB
Danantera Diproyeksikan Jadi Motor Pasar Saham 2026, IHSG Bisa Tembus 9.200

Pasar tampaknya percaya reformasi ini bisa meningkatkan profitabilitas, dividen, dan return on equity (ROE) BUMN. Ada juga spekulasi menarik yang dicatat JPMorgan: Danantara dikabarkan sedang bersiap menempatkan dana segar sekitar USD1,5 miliar ke pasar saham domestik pada 2026 nanti.

Peran Danantara Investment Management (DIM) juga tak kalah strategis. Lembaga ini dinilai bisa mendukung proyek-proyek prioritas pemerintah tanpa harus terikat batasan defisit fiskal 3 persen yang ketat.

Soal pendanaan, Danantara sepertinya sudah punya persiapan matang. Selain dana dari penerbitan Patriot Bond, mereka telah mengamankan komitmen pembiayaan yang cukup besar, lebih dari USD14 miliar, dari berbagai mitra global. Dana ini siap ditarik kapan saja sesuai kebutuhan proyek.

Dengan pipeline proyek dan sektor prioritas yang makin jelas, investasi diperkirakan akan benar-benar meningkat pada 2026.

Jadi, apa implikasinya untuk pasar saham? JPMorgan memproyeksikan prospeknya akan semakin cerah, berkat kombinasi belanja fiskal pemerintah dan investasi dari Danantara. Dalam skenario dasar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bisa mencapai level 9.200 di akhir 2026. Potensi kenaikan hingga 10.000 masih terbuka dalam skenario bullish. Namun begitu, dalam skenario bearish, indeks berpotensi terkoreksi ke 7.800. Proyeksi ini berasumsi pertumbuhan laba sekitar 8 persen dengan rasio price to earnings (P/E) di kisaran 15 kali.

Sektor-sektor seperti industri, material, konsumer, dan real estate diperkirakan akan diuntungkan. Pada akhirnya, peran Danantara disebut-sebut bisa menjadi 'swing factor' faktor penentu yang menghidupkan kembali sentimen positif di pasar saham nasional.

Keputusan pembelian atau penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Halaman:

Komentar