Hingga Kamis pagi (25/12) pukul delapan, KAI sudah menjual hampir 2,95 juta tiket kereta untuk musim Nataru. Angka ini tercatat sejak periode angkutan dimulai pada 18 Desember 2025 dan akan berlanjut sampai 4 Januari tahun depan.
Kalau dirinci, penjualan tiket jarak jauh memang jauh lebih tinggi. Dari kapasitas yang tersedia, sekitar 91,5 persen kursinya sudah ludes terjual. Itu setara dengan lebih dari 2,5 juta tiket. Sementara untuk layanan lokal, penjualannya berada di angka 422 ribu tiket atau mengisi 56,8 persen dari total kapasitas.
Secara keseluruhan, angka 2,9 juta tiket itu berarti KAI telah mengisi 84 persen lebih dari total tempat duduk yang mereka sediakan untuk periode liburan ini. Cukup padat, bukan?
Di sisi lain, ada kabar baik buat para calon penumpang. KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen. Program ini berlaku untuk sekitar 1,5 juta kursi dan bisa dinikmati mulai 22 Desember hingga 10 Januari mendatang.
Nah, kalau melihat data hariannya, puncak kepadatan terjadi tepat di malam Natal. Tanggal 24 Desember mencatat angka tertinggi dengan lebih dari 259 ribu pelanggan. Setelah itu, jumlah penumpang mulai menurun secara bertahap.
Berikut rincian data harian pelanggan kereta api (Jarak Jauh & Lokal) per 25 Desember pukul 08.00 WIB:
- 18 Desember 2025: 157.301 pelanggan (data tetap)
- 19 Desember 2025: 202.369 pelanggan (data tetap)
- 20 Desember 2025: 209.925 pelanggan (data tetap)
- 21 Desember 2025: 223.654 pelanggan (data tetap)
- 22 Desember 2025: 227.134 pelanggan (data tetap)
- 23 Desember 2025: 233.671 pelanggan (data tetap)
- 24 Desember 2025: 259.239 pelanggan (data tetap)
- 25 Desember 2025: 207.720 pelanggan (data dinamis)
- 26 Desember 2025: 167.704 pelanggan (data dinamis)
- 27 Desember 2025: 160.216 pelanggan (data dinamis)
- 28 Desember 2025: 178.299 pelanggan (data dinamis)
- 29 Desember 2025: 134.645 pelanggan (data dinamis)
- 30 Desember 2025: 120.367 pelanggan (data dinamis)
- 31 Desember 2025: 101.953 pelanggan (data dinamis)
- 1 Januari 2026: 95.788 pelanggan (data dinamis)
- 2 Januari 2026: 84.169 pelanggan (data dinamis)
- 3 Januari 2026: 87.865 pelanggan (data dinamis)
- 4 Januari 2026: 96.006 pelanggan (data dinamis)
Terlihat jelas, gelombang pulang kampung dan liburan benar-benar membanjiri stasiun-stasiun dalam beberapa hari terakhir. Trennya khas: naik sebelum hari raya, lalu turun perlahan setelahnya.
Artikel Terkait
Wall Street Dibayangi Kekhawatiran AI dan Data Ekonomi, Indeks Utama Melemah
Jababeka Targetkan Penjualan Rp3,75 Triliun pada 2026, Kendal Jadi Penopang Utama
BEI Cabut Status Papan Khusus Saham RLCO Mulai 10 Februari 2026
MR DIY Konversikan 21 Juta Saham untuk Program Karyawan dan Manajemen