Nah, program relawan ini juga diiringi aksi penggalangan dana. Uniknya, donasi yang terkumpul dari karyawan kemudian dilipatgandakan nilainya oleh perusahaan. Hasilnya digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pokok warga di lokasi bencana.
Tak cuma urusan logistik. Puluhan karyawan dari berbagai divisi juga turun langsung ke lapangan. Mereka mendistribusikan bantuan pokok, vitamin, dan obat-obatan. Tapi peran mereka lebih dari sekadar menyalurkan; mereka memastikan bantuan itu benar-benar sampai dan terpakai. Yang tak kalah penting, mereka berinteraksi. Mengobrol, mendengar, mencoba memulihkan semangat warga yang masih terpukul.
Dalam pelaksanaannya, tim relawan ini dibantu tenaga kesehatan ahli. Tujuannya untuk memeriksa kondisi kesehatan masyarakat, sekaligus mencegah munculnya penyakit kulit atau pernapasan di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung. Data pemeriksaan itu nantinya jadi dasar untuk penyaluran bantuan obat dan tindakan kesehatan lanjutan.
Pria Utama menegaskan komitmen panjang perusahaan.
Jadi, upayanya menyeluruh. Dari darurat hingga pemulihan, mereka berusaha tetap ada di sana.
Artikel Terkait
ABM Investama Fokus Optimalisasi Dua Tambang Andalan di Aceh dan Kalteng
Kemenhub Siaga Penuh Antisipasi Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026
IHSG Melemah Tipis, Transaksi Harian Justru Naik 15% Pasca-Lebaran
IHSG Melemah Meski Transaksi Melesat, Aksi Jual Asing Capai Rp22,37 Triliun