Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia mendadak riuh Kamis (11/12/2025) pagi. Pasalnya, BEI secara serentak menghentikan sementara transaksi untuk delapan emiten. Langkah ini diambil menyusul lonjakan harga yang dianggap tidak wajar sehari sebelumnya.
Kedelapan saham yang disuspensi itu adalah KETR (Ketrosden Triasmitra), IRSX (Folago Global Nusantara), CITY (Natura City Developments), dan TRON (Teknologi Karya Digital Nusa). Tak cuma itu, GTSI (GTS Internasional), PTDU (Djasa Ubersakti), KIOS (Kioson Komersial Indonesia), serta PEGE (Panca Global Kapital) juga ikut terkena dampaknya.
"Bursa memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham KETR, IRSX, CITY, TRON, GTSI, PTDU, KIOS, dan PEGE pada tanggal 11 Desember 2025,"
Begitu bunyi pengumuman resmi BEI yang sudah diterbitkan sehari sebelumnya, Rabu (10/12/2025).
Artikel Terkait
Pendapatan Trimegah Sekuritas Melonjak 85% Jadi Rp1,68 Triliun pada 2025
BREN Pacu Kapasitas Panas Bumi, Targetkan Lampaui 1 GW pada 2026
CP Prima Catat Laba Bersih Rp424 Miliar, Naik 32% pada 2025
Laba Bersih INKP dan TKIM Berjalan Berbeda Meski Penjualan Sama-Sama Turun Tipis