Berita tentang Sri Mulyani Indrawati ramai dibicarakan Rabu lalu. Mantan Menteri Keuangan itu dikabarkan akan menjalani peran baru sebagai World Leaders Fellow di Blavatnik School of Government, Universitas Oxford. Perjalanan itu akan dimulai tahun 2026.
Fellowship ini memang dirancang khusus untuk para pemimpin global yang sedang dalam masa transisi. Mereka yang baru saja menyelesaikan tugas besar di negara masing-masing, lalu mencari tahap berikutnya dalam kontribusi publik.
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk bergabung dengan Blavatnik School of Government sebagai World Leaders Fellow di Universitas Oxford,” ujar Sri Mulyani.
Lewat pernyataan resmi yang dikutip dari situs kampusnya, dia menambahkan, institusi ini menyatukan beragam perspektif untuk merefleksikan kebijakan publik dan tantangan tata kelola yang dihadapi di seluruh dunia.
Selama satu tahun ke depan, Sri Mulyani berharap bisa berbagi pengalaman lapangannya. Kontribusinya nanti akan diwujudkan melalui bimbingan atau mentoring bagi mahasiswa dan alumni. Intinya, dia ingin ilmu dan kisahnya bisa dipelajari oleh para pemimpin, baik yang sekarang maupun yang akan datang.
Ngaire Woods, sang pendiri Blavatnik School, juga menyambut gembira. Menurutnya, mahasiswa di sana yang berasal dari lebih dari 60 negara pasti antusias. Mereka akan mendapat pelajaran langsung dari pengalaman Sri Mulyani dalam merancang kebijakan ekonomi global, sesuatu yang jarang didapat di kelas biasa.
Artikel Terkait
Guncangan di OJK: Ketua dan Dua Pejabat Tinggi Mundur Usai Gejolak Pasar
Petinggi OJK Mundur, Tanggung Jawab Moral di Balik Gejolak Pasar Modal
Mahendra Siregar Pamit dari Pucuk OJK, Tanggung Jawab Moral Jadi Alasan
Tiga Pucuk Pimpinan OJK Serahkan Surat Pengunduran Diri