Pasar saham Indonesia hari ini benar-benar menunjukkan taringnya. IHSG, barometer utama bursa kita, berhasil mencatatkan rekor baru yang fantastis di sesi pertama perdagangan Senin (8/12/2025). Angkanya? Tembus ke level 8.704 setelah naik 71,51 poin atau sekitar 0,83 persen.
Pergerakannya cukup aktif, dengan volume perdagangan mencapai 34,42 miliar saham. Nilai transaksinya pun tak main-main, menembus angka Rp12,88 triliun. Dari seluruh saham yang berputar, mayoritas justru menguat. Tercatat 390 saham naik, sementara yang melemah ada 254 saham. Sisanya, 157 saham, harganya cenderung datar.
Kalau dilihat per sektor, gambarnya beragam. Di satu sisi, ada beberapa sektor yang masih kokoh bertahan di zona hijau. Sektor properti, misalnya, jadi penyumbang kenaikan terbesar dengan lonjakan 1,88 persen. Diikuti sektor industri yang naik 0,54 persen, dan sektor bahan baku dengan kenaikan 0,18 persen. Sektor infrastruktur dan transportasi juga ikut menguat, meski tipis-tipis.
Namun begitu, tidak semua sektor bernasib sama. Tekanan jual justru terlihat di sektor lain. Sektor kesehatan dan teknologi, misalnya, masing-masing terpangkas 0,52 persen dan 0,27 persen. Sektor energi dan keuangan juga ikut lesu, ditutup dengan penurunan di bawah 0,3 persen.
Nah, yang menarik tentu saja saham-saham yang jadi bintang hari ini. Posisi puncak gainers diduduki oleh KIOS (PT Kioson Komersial Indonesia Tbk) yang melonjak luar biasa sebesar 34,69 persen ke level Rp132. Di belakangnya, ada SLIS (PT Gaya Abadi Sempurna Tbk) yang naik 27,27 persen, dan FAST (PT Fast Food Indonesia Tbk) yang menguat 25 persen.
Di sisi lain, ada juga saham yang harus merasakan tekanan jual cukup dalam. SDPC (PT Millennium Pharmacon International Tbk) tercatat sebagai top loser dengan penurunan 10,22 persen. OLIV (PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk) dan BNBR (PT Bakrie & Brothers Tbk) juga ikut terpuruk, masing-masing anjlok hampir 10 persen.
Pencapaian rekor ini tentu memberi angin segar, meski kita harus lihat apakah momentumnya bisa bertahan hingga penutupan pasar nanti.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020