Di tengah gemerlap pameran CES 2026 di Las Vegas, Asus lewat brand gaming-nya, ROG, baru saja meluncurkan jajaran laptop terbaru yang sarat dengan kecerdasan buatan. Sorotan utama jatuh pada ROG Zephyrus Duo, sebuah laptop gaming dengan dua layar yang mengusung klaim sebagai yang pertama di dunia berukuran 16 inci.
Dua layar sentuh OLED 3K-nya, yang mereka sebut ROG Nebula HDR, memang memukau. Refresh rate 120Hz dan response time super cepat 0,2 ms dijanjikan, dengan panel utama yang sudah kompatibel Nvidia G-SYNC. Buat para gamer, spesifikasi ini terdengar seperti mimpi.
Nah, tenaganya juga nggak main-main. Laptop inovatif ini digerakkan oleh prosesor Intel generasi terbaru dan pilihan GPU yang bisa mencapai Nvidia GeForce RTX 5090. Kombinasi ini dirancang buat menghandle segalanya, mulai dari game AAA terberat sampai produksi konten dan tugas-tugas AI yang rumit.
Soal panas? Asus mengandalkan sistem ROG Intelligent Cooling. Mereka memadukan vapor chamber, sepasang kipas, dan lembaran grafit khusus. Sistem ini punya lima mode penggunaan, yang katanya memberikan fleksibilitas lebih buat pengguna yang suka bekerja sekaligus bermain.
Di sisi lain, ROG juga tak melupakan lini yang lebih kompak. Mereka memperkenalkan Zephyrus G14 dan G16. Desainnya ringkas, tapi performa dijamin nggak tanggung-tanggung. Keduanya dibekali prosesor Intel Core Ultra Series 3, dengan daya komputasi NPU hingga 50 TOPS untuk menangani berbagai tugas AI lokal, bahkan di dalam game.
Untuk grafis, G14 mendukung hingga RTX 5070, sementara si G16 lebih gahar dengan dukungan hingga RTX 5090. Kedua GPU baru ini sudah mengusung arsitektur Nvidia Blackwell, lengkap dengan teknologi DLSS 4 dan Frame Generation. Daya grafisnya pun ditingkatkan drastis, khususnya pada G16 yang TGP maksimumnya naik dari 130W menjadi 160W dalam mode manual.
Yang menarik, Zephyrus G14 juga punya opsi dengan prosesor AMD Ryzen AI generasi terbaru. Laptop ini sudah tersertifikasi Copilot dan mendukung pemrosesan AI lokal. Kedua model ini juga dilengkapi sistem pendingin cerdas yang didesain ulang agar tetap senyap dan efisien, salah satunya berkat penggunaan thermal compound liquid metal pada CPU.
Mata juga bakal dimanjakan. Layar ROG Nebula HDR-nya punya kecerahan hingga 1.100 nits. Dengan tuning khusus melalui ROG Nebula HDR Engine, highlight diklaim lebih kaya dan kontrasnya lebih dalam. Akurasinya tinggi, dengan cakupan warna 100% DCI-P3 dan Delta E < 1, setara kualitas sinema. Baterainya diklaim lebih tahan lama, dan untuk para kreator, kehadiran slot pembaca kartu SD full-size pasti jadi kabar baik.
Semua kecanggihan itu dibungkus dalam bodi aluminium CNC-milled yang kokoh. Desain lampu Slash Lighting di bagian belakang layar diperbarui dengan finishing kaca cermin, memadukan performa tinggi dengan gaya yang portabel.
Namun begitu, yang paling unik justru datang dari kolaborasi. ROG bekerja sama dengan Kojima Productions melahirkan ROG Flow Z13-KJP, sebuah perangkat 2-in-1 yang sekaligus laptop dan tablet. Desainnya merefleksikan nilai-nilai studio game legendaris itu.
Jangan terkecoh ukurannya yang ringkas. Di balik bodi tabletnya, perangkat ini ditenagai prosesor AMD Ryzen AI Max 395 dan grafis Radeon 8060S, ditambah NPU 50 TOPS. Performanya dijanjikan setara desktop. Layar sentuhnya 13,4 inci dengan resolusi 2.5K, refresh rate 180Hz, dan warna 100% DCI-P3. Keyboard yang bisa dilepas membuatnya sangat fleksibel.
Nilai jual utamanya justru ada di seni. Desain sasisnya digarap langsung oleh Yoji Shinkawa, Art Director legendaris Kojima Productions. Perpaduan estetika dan teknologi ini menjadikannya barang koleksi istimewa.
Paket penjualannya pun eksklusif. Mulai dari kemasan khusus, tema unik di software Armoury Crate, sampai wallpaper bertema karakter ikonik mereka, Ludens.
ROG juga menghadirkan aksesori pendukung edisi khusus. Ada Headset ROG Delta II-KJP dengan driver titanium 50 mm, mouse ringan ROG Keris II Origin-KJP seberat 63 gram, dan mousepad tahan air ROG Scabbard II XXL-KJP yang menampilkan sketsa tangan karakter Ludens karya Shinkawa.
Seluruh ekosistem kolaborasi ini pada akhirnya menawarkan sebuah pengalaman yang terintegrasi, mengaburkan batas antara mesin gaming buas dan sebuah karya seni yang bisa dibawa ke mana-mana.
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Innovation Awards 2026 Berkat Aplikasi My Pertamina
AS Investigasi 120 Laboratorium Biologi AS di Luar Negeri untuk Hentikan Risiko Patogen Berbahaya
Google Sediakan Fitur Bawaan Lacak, Kunci, hingga Hapus Data Ponsel Android yang Hilang
WhatsApp Bisa Diakses Tanpa Scan Kode QR, Pakar Ingatkan Risiko Penyadapan dan Pelanggaran Privasi