China Borong 2 Juta Chip NVIDIA, Stok Global Terancam Menipis

- Senin, 05 Januari 2026 | 17:06 WIB
China Borong 2 Juta Chip NVIDIA, Stok Global Terancam Menipis

Permintaan chip AI NVIDIA seri H200 dari perusahaan-perusahaan teknologi China sedang melonjak. Bahkan, raksasa teknologi asal AS itu kini dikabarkan kebanjiran pesanan. Menurut laporan Reuters, perusahaan China sudah memesan lebih dari 2 juta unit untuk tahun 2026. Padahal, stok yang siap dijual NVIDIA saat ini cuma sekitar 700.000 unit. Ya, selisihnya jauh banget.

Untuk mengatasi hal ini, NVIDIA konon sudah menghubungi TSMC, si raksasa manufaktur chip dari Taiwan. Tujuannya jelas: menambah kapasitas produksi. Meski begitu, berapa banyak chip yang akhirnya dipesan ke TSMC masih jadi misteri. Ada sumber lain yang bilang, produksi baru akan dimulai pada kuartal kedua 2026 nanti.

Sebagian besar pesanan gila-gilaan ini datang dari raksasa internet China. Bagi mereka, H200 adalah upgrade signifikan dari chip yang mereka pakai sekarang. Dinamika ini bikin banyak pihak khawatir. Bisa-bisa pasokan chip AI global jadi makin ketat. NVIDIA dituntut cari titik seimbang: penuhi permintaan tinggi dari China, tapi jangan sampai pasokan di wilayah lain jadi terbengkalai.

Namun begitu, ada risiko besar yang mengintai. Pemerintah China di Beijing sampai sekarang belum memberi lampu hijau untuk impor chip H200. Ini terjadi meski Presiden AS Donald Trump sudah mengizinkan ekspornya dengan tarif tambahan 25%. Jadi, situasinya agak janggal: izin jual sudah ada, tapi izin belinya masih dipikir-pikir.

Soal harga, belum ada info resmi dari NVIDIA. Tapi Reuters melaporkan, perusahaan itu mematok harga sekitar 27.000 dolar AS per chip untuk beberapa klien di China. Angka yang gak main-main.

Menanggapi kekhawatiran ini, juru bicara NVIDIA memastikan mereka akan mengelola rantai pasokan dengan ketat.

"Penjualan berlisensi H200 ke pelanggan resmi di China tidak akan mengganggu kemampuan kami memasok pelanggan di Amerika Serikat," tegasnya.

"China adalah pasar yang sangat kompetitif dengan pemasok chip lokal yang berkembang pesat. Memblokir semua ekspor AS justru akan merusak keamanan nasional dan ekonomi kita sendiri. Pada akhirnya, hanya akan menguntungkan pesaing asing."


Halaman:

Komentar