Dinasti Ilmuwan Qian Kembali Berkontribusi untuk China
Matematikawan ternama Qian Hong memutuskan mengakhiri karier 40 tahun di Amerika Serikat untuk bergabung dengan Westlake University, melanjutkan warisan keluarga Qian yang legendaris dalam dunia sains China.
Dalam perpindahan yang menggemparkan komunitas akademik, Professor Qian Hong meninggalkan posisinya di University of Washington untuk memimpin Centre for Interdisciplinary Studies di Westlake University, Hangzhou. Keputusannya ini menandai babak baru dalam tradisi keluarga Qian yang telah berjasa membangun fondasi sains modern China.
Warisan Keluarga Ilmuwan
Klan Qian telah menjadi pilar dalam perkembangan sains China selama beberapa generasi. Kakek Qian Hong, Qian Baojun, merupakan pelopor yang membangun program serat kimia pertama di China setelah menimba ilmu di Inggris tahun 1930-an.
Dinasti intelektual ini juga mencakup Qian Xuesen, bapak program roket China, dan Qian Sanqiang yang berjasa dalam pengembangan penelitian atom. Namun selama beberapa dekade, banyak ilmuwan terbaik keluarga Qian memilih berkarir di Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Lenovo Pasang Kuda-Kuda di Indonesia, Dukung Kedaulatan Data dan AI Lokal
Danau Eyre Terbelah Dua, Warna Airnya Bak Dua Dunia Berbeda
ROG Gempur CES 2026: Laptop Dua Layar hingga Kolaborasi Eksklusif dengan Kojima
Lenovo Pamer Dua Laptop Melar di CES, Layar Bisa Tumbuh Sesuai Kebutuhan