China Perpanjang Penangguhan Tarif 24% untuk Produk AS, Pertahankan Bea 10%
China secara resmi memperpanjang kebijakan penangguhan tarif tambahan sebesar 24 persen untuk barang-barang impor dari Amerika Serikat. Kebijakan perdagangan ini akan berlaku selama satu tahun ke depan, sekaligus mempertahankan tarif universal sebesar 10 persen untuk produk-produk AS.
Pernyataan Resmi Kementerian Keuangan China
Kementerian Keuangan China mengonfirmasi melalui pernyataan resmi: "Selama satu tahun, tarif 24 persen untuk barang-barang AS akan terus ditangguhkan, sementara tarif 10 persen untuk barang-barang AS akan tetap berlaku." Keputusan ini menjadi perkembangan penting dalam hubungan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia.
Kenaikan Tarif untuk Produk Pertanian AS
Meski memperpanjang penangguhan tarif, China akan menerapkan kenaikan tarif hingga 15 persen untuk beberapa komoditas pertanian impor dari AS. Kebijakan baru ini akan mempengaruhi produk-produk utama termasuk kedelai, yang merupakan komoditas strategis dalam perdagangan bilateral kedua negara.
Latar Belakang Kesepakatan Dagang AS-China
Keputusan perpanjangan penangguhan tarif ini merupakan implementasi dari kesepakatan dagang yang dicapai dalam pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan pemimpin Amerika Serikat di Korea Selatan. Pertemuan tingkat tinggi tersebut menghasilkan komitmen kedua negara untuk menurunkan tensi perdagangan.
Respon Amerika Serikat
Sebagai bagian dari kesepakatan timbal balik, mantan Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memangkas tarif universal untuk produk China dari 57 persen menjadi 47 persen. Langkah ini menunjukkan upaya kedua negara dalam menciptakan iklim perdagangan yang lebih stabil.
Penyelesaian Sengketa Logam Tanah Jarang
Kedua negara juga berhasil menyepakati resolusi dalam perselisihan terkait logam tanah jarang. China telah mencabut sejumlah pembatasan ekspor untuk komoditas mineral strategis tersebut, yang merupakan bahan baku penting untuk industri teknologi dan manufaktur.
Artikel Terkait
Pemerintah Fokuskan Pembangunan Infrastruktur untuk Dongkrak Ekonomi Kawasan Transmigrasi
OJK Catat Pembiayaan untuk MBG dan Kopdes Merah Putih Capai Rp149,62 Triliun
Pemerintah Kerahkan Satgas Saber untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang HBKN 2026
PM Australia Anthony Albanese Tiba di Jakarta untuk Tandatangani Traktat Keamanan Bersejarah dengan Prabowo