Remaja 12 Tahun di Cibinong Ditemukan Meninggal, Sempat Minta HP yang Digadaikan Ditebus

- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:36 WIB
Remaja 12 Tahun di Cibinong Ditemukan Meninggal, Sempat Minta HP yang Digadaikan Ditebus

Seorang remaja putri berusia 12 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Perum Bumi Cakra, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Selasa (18/8). Dari penyelidikan awal, terungkap bahwa korban sempat meminta ponselnya yang digadaikan untuk ditebus.

Kapolsek Cibinong, Kompol Jonny Handoko, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan orang tua korban, ponsel milik korban sedang digadaikan oleh sang ibu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. "HP korban digadaikan oleh ibunya untuk menyambung kebutuhan hidup. Korban beberapa kali meminta agar HP tersebut ditebus, tetapi orang tuanya belum memiliki cukup uang," ujar Handoko pada Jumat (21/8).

Sehari sebelum ditemukan meninggal, korban masih beraktivitas seperti biasa. Pada Senin (17/8) malam sekitar pukul 20.00 WIB, korban masih menggunakan ponsel milik ibunya dan menyiapkan seragam sekolah untuk keesokan harinya. "Saat ibu bekerja dan ayahnya bekerja pagi hari, korban berada di rumah bersama adiknya. Siang harinya, kakeknya datang dan menemukan korban sudah meninggal," jelasnya.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka akibat kekerasan benda tajam maupun tumpul. "Hasil pemeriksaan tidak ditemukan luka akibat kekerasan, baik tajam maupun tumpul. Namun, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan," tegasnya.

Keluarga kemudian menolak dilakukan autopsi terhadap korban dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi. "Kami masih melakukan penyelidikan berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi untuk memastikan penyebab kematian korban," katanya.

Keterangan soal ponsel yang digadaikan tersebut merupakan fakta yang muncul dalam pemeriksaan saksi. Polisi belum menyimpulkan persoalan ponsel maupun kondisi ekonomi sebagai penyebab kematian korban.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags