Memasuki hari ketujuh pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI terus mengerahkan personel dan logistik untuk membantu masyarakat terdampak. Hingga Jumat (21/8/2026), sebanyak 5.832 personel telah dikerahkan dalam operasi penanganan bencana tersebut.
Untuk menunjang mobilitas dan distribusi, TNI mengoperasikan 27 unit alutsista, terdiri dari 21 pesawat, 5 kapal perang, dan 1 kapal ADRI. Armada ini digunakan untuk mengangkut personel, mendistribusikan bantuan, serta mendukung berbagai kegiatan penanganan di lapangan.
Pada hari ini saja, TNI menyalurkan 39,714 ton bantuan melalui pesawat udara. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan sejak hari pertama mencapai 638,471 ton.
Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, menyatakan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait terus dilakukan. "Kami memastikan distribusi bantuan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat berjalan lancar," ujarnya.
Artikel Terkait
Wamensos Ajak Pengelola Humas Sekolah Rakyat Doakan Korban Bencana NTT
Gempa M5,2 Guncang Ruteng, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Relawan Bantuan Gempa NTT Meninggal Saat Bertugas
Mentan Pastikan Stok Beras untuk Pengungsi Gempa NTT Cukup hingga Setahun