Sarwendah angkat bicara terkait polemik hak bertemu Ruben Onsu dengan anak-anak mereka. Ia menegaskan tidak pernah menghalangi anak-anak untuk bertemu ayahnya. Menurutnya, apa yang selama ini ia sampaikan soal kondisi anak merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab sebagai ibu.
Pernyataan itu disampaikan Sarwendah melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (20/8/2026). Ia merasa perlu memberikan klarifikasi agar persoalan jadwal pertemuan dengan anak-anak tidak dipahami sebagai upaya membatasi hubungan anak dan ayahnya.
"Terkait hak bertemu anak-anak, saya tidak pernah, dan tidak akan pernah menghalangi anak-anak untuk bertemu ayahnya karena itu adalah hak mereka," tulis Sarwendah.
Menurut Sarwendah, hubungan anak dan orang tua harus tetap dijaga apa pun persoalan yang dihadapi kedua orang tua. Karena itu, ia menegaskan tidak berniat menghilangkan atau mengurangi kesempatan anak-anak bertemu Ruben Onsu.
Ia justru menekankan perhatian utamanya adalah memastikan anak-anak nyaman dan sehat saat menjalani aktivitas bersama siapa pun, termasuk saat bertemu ayah mereka.
"Yang saya sampaikan semata-mata bentuk kepedulian wajar seorang ibu untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan anak-anak, di mana pun dan dengan siapa pun mereka berada. Ini adalah tanggung jawab bersama kedua orang tua," tegasnya.
Sarwendah juga menyinggung agenda mediasi yang sebelumnya berlangsung. Dalam proses itu, ia mengaku telah menjalankan tugas dari mediator, termasuk membawa hasil pemeriksaan kesehatan anak-anak.
Di tengah persoalan yang masih berjalan, Sarwendah berharap mediasi menghasilkan kesepakatan yang mengutamakan kepentingan anak. Ia tidak ingin persoalan orang tua berdampak pada hubungan anak dengan kedua orang tuanya.
"Dalam agenda mediasi kemarin, saya bahkan telah menuntaskan tugas dari mediator, salah satunya dengan membawa hasil pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk komitmen nyata meskipun hal yang sama belum dilakukan oleh pihak penggugat. Ke depan, saya tetap berharap kita bisa menemukan titik terang demi kepentingan terbaik anak-anak," kata Sarwendah.
Selain soal hak bertemu anak, Sarwendah juga menjelaskan transparansi pengeluaran untuk kebutuhan anak-anak. Ia mengaku tidak keberatan jika pengeluaran itu diperiksa atau dipertanggungjawabkan kepada pihak yang berwenang secara hukum.
"Terkait transparansi pengeluaran biaya anak, saya sama sekali tidak keberatan dan sangat terbuka, karena tidak ada hal yang perlu ditutup-tutupi," katanya.
Sarwendah menegaskan seluruh pengeluaran untuk kebutuhan anak dapat dipertanggungjawabkan sesuai mekanisme yang berlaku. "Seluruh pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada pihak-pihak yang secara hukum berwenang meminta dan menerimanya," tegasnya.
Artikel Terkait
Ruben Onsu Buka Suara Usai Jadi Tersangka Penipuan
Ruben Onsu Kaget Ditetapkan Tersangka, Kuasa Hukum: Dia Shock
Kuasa Hukum: Status Tersangka Ruben Onsu Belum Tentukan Kesalahan
Ruben Onsu Tersangka Penipuan, Sahabat Bicara soal Mundur dari Hiburan