Pakar Hukum Khawatirkan Independensi MK Usai Pergantian Hakim

- Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:50 WIB
Pakar Hukum Khawatirkan Independensi MK Usai Pergantian Hakim

Pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti, menyampaikan kekhawatirannya terhadap independensi Mahkamah Konstitusi (MK) menyusul pergantian sejumlah hakim belakangan ini. Ia menyoroti masuknya sosok yang sempat menuai kritik publik pada Agustus 2025 ke kursi hakim konstitusi.

Bivitri mengibaratkan situasi ini seperti taktik kuda Troya yang menyusup untuk melemahkan lembaga dari dalam. "Ada beberapa perubahan hakim MK belakangan ini. Salah satunya sosok yang cukup kontroversial karena waktu Agustus 2025 kita kritik ramai-ramai waktu sebelum demo itu, dan ternyata yang bersangkutan sekarang menjadi hakim MK," kata Bivitri di kanal YouTube-nya yang tayang Jumat (14/8/2026).

Ia menduga langkah ini terkait dengan ketidaknyamanan sejumlah pihak berkuasa atas putusan-putusan MK yang dinilai relatif progresif dalam beberapa waktu terakhir. Bivitri membandingkannya dengan pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat revisi undang-undang pada 2019.

"Saya juga punya kekhawatiran itu kalau ada revisi undang-undang yang membuat MK menjadi terancam," ujarnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags