Kemensos Kirim Bantuan Logistik ke Pulau Palue untuk Korban Gempa NTT

- Senin, 17 Agustus 2026 | 21:55 WIB
Kemensos Kirim Bantuan Logistik ke Pulau Palue untuk Korban Gempa NTT

Kementerian Sosial RI (Kemensos) terus mempercepat penanganan dampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada Senin (17/8/2026), bantuan logistik mulai disalurkan ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka, menggunakan kapal feri.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa pendistribusian bantuan ini merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat. "Hari ini kami sudah distribusikan bantuan logistik dengan menggunakan kapal feri ke Pulau Palue," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Bantuan yang dikirim meliputi 1.000 karung beras (5 kilogram per karung), 105 dus mi instan, 100 paket telur (20 butir per paket), 1.000 bungkus minyak goreng (1 liter per bungkus), serta 1.000 botol kecap manis dan saus.

Gus Ipul menambahkan, Kemensos terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal. "Saat ini, memastikan ketersediaan makanan bagi para warga yang terdampak menjadi salah satu hal yang penting dan utama," tegasnya.

Dapur Mandiri dan Dapur Umum

Selain bantuan logistik, Kemensos juga menyediakan bahan-bahan masakan untuk dapur mandiri yang tersebar di sejumlah lokasi pengungsian di Pulau Palue, seperti di rumah keluarga atau tenda depan rumah warga. "Ada bantuan dapur mandiri, yakni pemenuhan natura. Namanya dapur mandiri karena masyarakat yang terdampak yang masak, bukan Tagana," jelas Gus Ipul. "Tapi bahannya dari Kemensos," sambungnya.

Secara keseluruhan, Kemensos telah mendirikan dapur umum di tiga kabupaten terdampak, yaitu Manggarai, Sikka, dan Nagekeo. Rencananya, dapur umum juga akan didirikan di tiga titik tambahan, yakni Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Ende, sehingga total menjangkau enam wilayah. Untuk operasional dapur umum selama tujuh hari, Kemensos menyiapkan anggaran indikatif sekitar Rp 5,16 miliar.

Santunan bagi Korban

Di samping bantuan logistik dan permakanan, Kemensos menyiapkan santunan bagi 54 korban meninggal dunia masing-masing Rp 15 juta, dengan total Rp 810 juta. Santunan juga direncanakan bagi 199 korban luka masing-masing Rp 5 juta, total Rp 995 juta. Penyaluran santunan dilakukan setelah proses pendataan, verifikasi, dan validasi.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags