PNM Bergerak Cepat Bantu Karyawan dan Nasabah Terdampak Gempa Flores

- Senin, 17 Agustus 2026 | 19:45 WIB
PNM Bergerak Cepat Bantu Karyawan dan Nasabah Terdampak Gempa Flores

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu pagi (15/8/2026) tidak hanya merusak bangunan dan fasilitas umum. Di tengah kepanikan dan kerusakan, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) bergerak memastikan karyawan dan nasabahnya yang terdampak tidak sendirian menghadapi musibah ini.

Bagi PNM, langkah pertama dalam situasi darurat bukan sekadar menghitung kerugian, melainkan mencari tahu siapa saja yang terkena dampak dan memastikan mereka aman. Karena itu, perusahaan pelat merah ini melakukan inventarisasi dan pemantauan terhadap kondisi karyawan beserta keluarganya, sekaligus mendata nasabah PNM yang terdampak gempa. Proses pendataan dilakukan melalui jaringan PNM di daerah untuk memperoleh gambaran kondisi lapangan secara cepat dan akurat, termasuk kebutuhan paling mendesak yang diperlukan karyawan maupun nasabah.

Ketika bencana melanda, yang terdampak bukan hanya tempat tinggal. Warung bisa berhenti berjualan, bahan dagangan bisa rusak, akses menuju pasar terputus, dan aktivitas ekonomi keluarga harus berhenti sementara. Kondisi ini yang coba dipetakan PNM melalui pendataan tersebut.

"Dalam kondisi bencana, yang paling utama adalah keselamatan manusia. Karena itu, kami ingin memastikan karyawan dan nasabah PNM yang terdampak berada dalam perhatian kami. Kami sedang menginventarisasi kondisi mereka agar bantuan dan dukungan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujar Direktur Utama PNM Kindaris.

Inventarisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan tidak ada karyawan maupun nasabah yang luput dari perhatian. Data dari lapangan akan menjadi dasar untuk menentukan bentuk dukungan berikutnya, mulai dari kebutuhan dasar hingga dukungan pemulihan setelah kondisi berangsur aman.

Sejalan dengan proses pendataan, PNM juga menyiapkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak, khususnya karyawan dan nasabah PNM yang membutuhkan. Bantuan diarahkan pada kebutuhan dasar yang paling dibutuhkan dalam situasi tanggap darurat, seperti makanan, air minum, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan lainnya.

Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menjadi titik pertama penerima bantuan. Ke depan, wilayah cakupan penerima manfaat akan terus diperluas.

"Bantuan awal yang terpenting adalah hadir ketika seseorang sedang membutuhkan. Kami ingin bantuan PNM sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama karyawan dan nasabah yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar PNM," katanya.

Kehadiran tersebut diharapkan dapat menjadi sedikit ruang untuk bernapas di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih. Setelah keselamatan dan kebutuhan dasar terpenuhi, perhatian berikutnya adalah bagaimana membantu keluarga dan usaha ultra mikro kembali berjalan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags