Thiago Mendes Tolak Jabat Tangan Neymar, Ketegangan Warnai Laga Vasco vs Santos

- Senin, 17 Agustus 2026 | 04:45 WIB
Thiago Mendes Tolak Jabat Tangan Neymar, Ketegangan Warnai Laga Vasco vs Santos

Gelandang Vasco da Gama, Thiago Mendes, memicu ketegangan saat menolak menjabat tangan Neymar dalam protokol sebelum pertandingan melawan Santos pada pekan ke-23 Brasileirao di Stadion San Januario, Minggu (16/8/2026). Aksi tersebut langsung menyulut suasana panas di lapangan dan tribun penonton.

Insiden bermula saat kedua pemain bertukar vandel klub sebelum kickoff. Mendes memilih berjalan pergi tanpa menyalami kapten Santos itu, bahkan mengabaikan uluran tangan Neymar untuk kedua kalinya ketika sang penyerang mencoba menyapa lagi. Momen dingin itu terekam kamera penyiaran dan segera viral di media sosial. Neymar pun merespons unggahan video tersebut dengan emoji wajah mengeluh di akun media sosialnya.

Ketegangan berlanjut di tribun, di mana pendukung Vasco membagikan topeng bergambar wajah Neymar yang sedang menangis sambil meneriakkan sorakan provokatif sepanjang laga. Di tengah perselisihan itu, pertandingan berakhir imbang tanpa gol 0-0.

Laga ini juga menjadi ajang uji coba aturan anyar antipenguluran waktu dari FIFA yang diterapkan CBF. Neymar sempat diwajibkan keluar lapangan selama satu menit setelah kiper Santos, Gabriel Brazao, menerima perawatan medis akibat benturan dengan Andres Gomez.

Rekam Jejak Perselisihan

Perseteruan keduanya bukan hal baru. Semuanya berawal pada Desember 2020 di Ligue 1 Prancis, saat Mendes masih membela Lyon dan Neymar berseragam Paris Saint-Germain. Kala itu, tekel keras Mendes berbuah kartu merah dan membuat Neymar mengalami cedera pergelangan kaki parah hingga harus ditandu keluar lapangan.

Mendes sempat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, tetapi ayah Neymar, Neymar Senior, melontarkan kecaman keras. "Seorang pemain melakukan tekel gunting samping yang tidak bertanggung jawab dan keras, menginvasi ruang fisik pemain lain tanpa pilihan bertahan. Kita tidak mengukur ini sepanjang pertandingan di mana Neymar menderita rotasi pelanggaran tradisional, selalu keras, dan dengan ini kita memberi makan pemain dan sikap seperti ini. Dengan cara ini, sepak bola benar-benar akan rugi. SAMPAI KAPAN KESALAHAN ADALAH MILIK KORBAN?" ujarnya.

Suhu persaingan kembali memanas pada Februari lalu ketika Santos mengalahkan Vasco 2-1 di liga domestik. Neymar merayakan golnya dengan gestur meminta pendukung lawan diam, yang memicu adu mulut dengan Mendes di lapangan. Keduanya sempat terlibat kontak fisik hingga jatuh di babak pertama dan diganjar kartu kuning. Perselisihan verbal dilaporkan berlanjut hingga lorong pemain saat jeda.

Usai laga tersebut, Neymar melontarkan kritik tajam kepada Mendes. "Dia selalu ingin mencari masalah, selalu ingin berakting sok keras, selalu seperti itu. Dengan segala hormat, dia adalah seorang idiot," katanya kepada Sportv. Ia juga sempat menyebut Mendes dengan sebutan "babaca" kepada media.

Di sisi lain, Mendes menegaskan bahwa konfrontasinya di lapangan dipicu oleh selebrasi Neymar yang dinilai memprovokasi suporter tuan rumah. Kerabat dekat Neymar, Jota Amancio, juga ikut angkat bicara dengan mengkritik Mendes melalui media sosial, mengutip analogi historis Ronaldinho dan Zlatan Ibrahimovic tentang sikap pemain bintang.

Setelah laga panas ini, Vasco da Gama dijadwalkan menghadapi Olimpia di CONMEBOL Sudamericana sebelum bertemu Palmeiras di liga. Sementara itu, Santos akan bertanding melawan Macara di ajang benua.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags