Bandara Internasional Bandar Abbas, yang sempat ditutup akibat meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, kembali beroperasi pada Sabtu (15/8) waktu setempat. Pembukaan ini menandai normalisasi sebagian aktivitas penerbangan di kawasan yang sebelumnya dilanda ketidakpastian.
Direktur Jenderal Bandara di Provinsi Hormozgan, Kazem Tavassoli, mengonfirmasi bahwa penerbangan terjadwal untuk rute domestik yang ramai telah dilanjutkan. "Penerbangan terjadwal di Bandara Internasional Bandar Abbas untuk rute domestik yang ramai kembali beroperasi hari ini," ujarnya, seperti dikutip dari kantor berita pemerintah IRNA.
Menurut Tavassoli, pembukaan kembali ini dilakukan setelah pembatasan ketat yang diberlakukan dalam beberapa hari terakhir. Kini, masyarakat dapat membeli tiket untuk sejumlah rute, termasuk Tehran-Bandar Abbas, Mashhad-Bandar Abbas, dan Bandar Abbas-Isfahan, baik untuk perjalanan pergi maupun pulang.
Sebelum konflik memuncak, bandara ini melayani 35 hingga 40 penerbangan domestik dan internasional setiap harinya. Namun, sejak ketegangan dengan AS dimulai pada Februari, bandara tersebut berulang kali ditutup, mengganggu konektivitas udara di wilayah tersebut.