Trump Perintahkan Kapal Induk AS Kembali ke Teknologi Pelontar Lama

- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:50 WIB
Trump Perintahkan Kapal Induk AS Kembali ke Teknologi Pelontar Lama

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan perintah yang mengubah arah pengembangan kapal induk masa depan. Ia meminta agar kapal-kapal induk AS tidak lagi menggunakan sistem pelontar jet canggih dan kembali ke teknologi lama yang dinilai lebih teruji. Keputusan ini diumumkan dalam memorandum keamanan nasional yang juga menyoroti kemunduran industri pembuatan kapal perang AS.

Perintah tersebut menargetkan penggantian Sistem Peluncuran Pesawat Elektromagnetik (EMALS) dan Lift Senjata Canggih dengan sistem uap dan hidrolik pada kapal induk yang akan datang. Langkah ini disebut-sebut dapat mengerek biaya militer secara drastis, meski alasan di baliknya adalah untuk memulihkan kapasitas industri maritim yang dinilai melemah.

Angkatan Laut AS memang telah mendominasi lautan sejak Perang Dunia II. Namun, konflik terkini, termasuk perang melawan Iran, memperlihatkan masalah pada kapal-kapal yang menua dan proses pengadaan yang lambat. Trump menyayangkan kondisi industri pembuatan kapal yang mengalami kemunduran, yang membuat pembuatan dan perbaikan kapal perang menjadi lebih lambat dan lebih mahal.

Kapal pertama yang akan terdampak adalah USS Doris Miller, kapal induk keempat dari kelas Gerald R Ford yang dijadwalkan rampung pada 2034. Menurut laporan Wall Street Journal, perubahan sistem pelontar ini diperkirakan memakan biaya miliaran dolar AS. Selain itu, sistem uap juga membutuhkan lebih banyak personel untuk pengoperasian dan pemeliharaan.

General Atomics, perusahaan yang memenangkan kontrak pembuatan sistem elektromagnetik untuk USS Doris Miller, menyatakan bahwa keputusan untuk beralih sistem perlu dipertimbangkan kembali secara cermat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags