Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pejuang muda Palestina, Suhaib Lubad (16), tengah menargetkan tank Israel dengan roket Al-Yassin 105, viral di media sosial. Video tersebut dirilis oleh Brigade Syahid Izzuddin al-Qassam, sayap militer Hamas, sebagai bagian dari serial dokumenter 'Aqmar al-Thufan' (Bulan-bulan Banjir).
Dalam rekaman itu, Suhaib tampak bergerak lincah di tengah kecamuk pertempuran, mendekati kendaraan lapis baja musuh, lalu melepaskan tembakan. Aksi berani itu sontak menuai beragam reaksi warganet, dari kekaguman hingga duka mendalam.
Kisah di balik aksinya pun menyentuh banyak orang. Suhaib kehilangan ayah, ibu, tiga saudara laki-laki, dan seorang saudari perempuannya dalam serangan udara Israel yang menghantam rumah kerabatnya di lingkungan Al-Daraj, timur Kota Gaza, pada 19 November 2023. Serangan itu juga menewaskan anak-anak dari saudara-saudaranya.
Setelah tragedi itu, Suhaib dilaporkan pergi ke pos tempur Al-Qassam terdekat dan bersikeras untuk bergabung. Ia diterima dan kemudian gugur dalam pertempuran, meraih status syahid.
Video ini menjadi bagian dari upaya Al-Qassam untuk mendokumentasikan perjuangan para pejuangnya, termasuk mereka yang masih sangat muda, sejak eskalasi konflik pecah pada akhir 2023. Publikasi ini sekaligus menjadi pengingat akan tingginya harga yang harus dibayar warga sipil, terutama anak-anak, dalam konflik yang berkepanjangan.