Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan Stadion Si Jalak Harupat siap menjadi tuan rumah laga pembuka dan penyisihan Grup A Piala Presiden 2026. Turnamen pramusim itu dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Kepastian itu diperoleh setelah peninjauan fasilitas oleh pemerintah daerah dan panitia pelaksana pada Selasa, 21 Juli 2026.
Penataan stadion mencakup pembenahan rumput, toilet, ruang ganti pemain, peningkatan standar keamanan, hingga pencahayaan yang sesuai regulasi internasional. Pemerintah daerah mengklaim pengerjaan perbaikan telah mendekati tahap akhir.
"Tadi pagi saya mendapatkan arahan langsung dari Bapak Bupati Bandung untuk meninjau secara menyeluruh kesiapan Stadion Si Jalak Harupat untuk Piala Presiden 2026. Insya Allah kita sudah siap untuk pembukaan dan pertandingan grup A Piala Presiden 2026," ujar Cakra Amiyana, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung.
"Persiapan sudah 95 persen. Sisanya tinggal pembersihan areal stadion saja. Kita siap menjadi tuan rumah yang baik dan siap menyukseskan Piala Presiden 2026," ungkap Cakra.
Turnamen edisi 2026 diikuti delapan peserta yang terbagi dalam dua grup. Grup A yang dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat dihuni tuan rumah Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC asal Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers dari Singapura. Sementara Grup B berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, melibatkan Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, serta Port FC asal Thailand.
Persib Bandung, yang selalu menjadi tuan rumah dalam delapan edisi turnamen ini, berusaha memperbaiki rekam jejak. Setelah menjuarai edisi perdana pada 2015, klub berjuluk Pangeran Biru itu tercatat empat kali terhenti di fase grup, termasuk pada edisi 2025 saat gagal bersaing dengan Port FC dan Dewa United.
Menghadapi padatnya jadwal empat kompetisi musim ini, Persib mendatangkan enam pemain baru: Gabriel Mutombo Kupa, Luka Menalo, Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, Ragnar Oratmangoen, dan Balsa Sekulic. Jajaran pelatih menjadikan ajang ini sebagai sarana uji taktik dan seleksi kedalaman skuad.
"Begitu melangkah ke lapangan dengan mengenakan jersey Persib, maka pertandingan itu menjadi penting. Jadi tidak ada pertandingan yang tidak penting," tegas Igor Tolic, Pelatih Persib Bandung.
Juru taktik itu menekankan bahwa setiap laga di masa pramusim tetap menuntut komitmen penuh. "Jadi kami tidak pernah menganggap ada pertandingan yang tidak penting. Bahkan saat menjalani pemusatan latihan atau pramusim dan menghadapi beberapa tim, semuanya tetap penting," tegas Tolic.
Tim pelatih akan memanfaatkan setiap laga untuk memantau perkembangan performa dan kesiapan fisik para pemain secara rinci. "Para pemain harus mempersiapkan diri, menunjukkan kemampuan mereka kepada pelatih. Setelah itu kami akan bersama-sama memutuskan siapa yang berada dalam performa terbaik untuk bermain," jelas Tolic.
Sistem ini diterapkan guna membangun kedalaman skuad yang merata di setiap lini. "Tujuan kami adalah mempunyai sekelompok pemain, di mana siapa pun bisa masuk, bermain kapan saja, dan memainkan peran penting," imbuhnya.
Kesempatan tampil akan diberikan secara adil berdasarkan kerja keras yang ditunjukkan para pemain selama sesi latihan dan pertandingan resmi. "Kami memiliki banyak pemain berkualitas. Mereka bekerja keras di setiap pertandingan dan setiap sesi latihan. Pada akhirnya, pemain yang menunjukkan performa terbaik yang akan bermain," pungkas Tolic.
Laga pembuka Grup A di Stadion Si Jalak Harupat pada Sabtu, 25 Juli 2026, akan menyajikan duel DPMM FC melawan Tampines Rovers pada pukul 15.30 WIB, dilanjutkan partai Persib Bandung berhadapan dengan Arema FC pada pukul 19.30 WIB. Babak semifinal dijadwalkan berlangsung pada 4 Agustus, sebelum ditutup partai final pada 6 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Mariano Peralta Pilih Persib Bandung Meski Gaji Lebih Rendah
Igor Tolic Ungkap Dua Sosok Kunci di Balik Transfer Mariano Peralta ke Persib
Igor Tolic Santai Hadapi Minimnya Stok Bek Kiri Persib, Buka Peluang Datangkan Pemain Baru
Persib Resmi Datangkan Mariano Peralta, Duetkan dengan Ragnar Oratmangoen