Igor Tolic Ungkap Dua Sosok Kunci di Balik Transfer Mariano Peralta ke Persib

- Rabu, 22 Juli 2026 | 23:15 WIB
Igor Tolic Ungkap Dua Sosok Kunci di Balik Transfer Mariano Peralta ke Persib

Igor Tolic membuka tabir dua tokoh penting yang membuat Persib Bandung sukses mendatangkan Mariano Peralta untuk musim 2026-2027. Dukungan investasi dari Glenn Sugita dan keahlian negosiasi Stanley Bernard menjadi faktor penentu dalam merekrut pemain terbaik Super League 2025-2026 tersebut.

Persib memberikan kontrak dua tahun kepada Peralta. Namun, proses mendapatkan penyerang sayap ini tidak mudah karena manajemen harus bersaing tanpa memicu perang harga dengan klub lain.

Perburuan Peralta dimulai dari rekomendasi langsung Tolic setelah musim lalu berakhir. Pelatih kepala Persib itu membutuhkan pemain baru menyusul kepergian sejumlah pilar di lini serang.

Tolic mencari penyerang sayap yang tidak hanya mengandalkan kecepatan. Pemain tersebut juga harus cerdas secara taktik dan sudah memahami karakter persaingan sepak bola Indonesia.

Peralta dinilai memenuhi seluruh kebutuhan tersebut. Statusnya sebagai pemain terbaik Super League 2025-2026 semakin menguatkan keyakinan Persib untuk bergerak.

Persib Bergerak Senyap Hindari Perang Harga

Manajemen Persib menjalankan proses perekrutan secara senyap. Strategi itu dipilih untuk mencegah informasi menyebar dan mengundang klub pesaing masuk dalam perburuan.

Kebocoran informasi dinilai dapat membuat nilai perekrutan Peralta meningkat. Persib pun menjaga proses komunikasi hingga kesepakatan dapat diamankan.

Tolic menyebut CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, menjadi fondasi utama dalam pergerakan transfer klub. Dukungan dana dan komitmen Glenn memberikan ruang kepada tim pelatih untuk mendatangkan pemain sesuai kebutuhan.

“Kami memiliki pembagian kerja yang jelas. Pak Glenn dengan energinya yang sangat besar dan investasinya untuk mendukung setiap keinginan kami menjadi untuk Persib. Ini adalah hal pertama, ini jadi dasarnya. Tanpa ini, kita tidak bisa melakukan apa-apa,” kata Tolic.

Namun, kekuatan finansial bukan satu-satunya faktor penentu. Tolic mengungkap Stanley Bernard sebagai sosok yang menjalankan negosiasi dan meyakinkan pemain untuk memilih Persib.

“Hal kedua adalah Pak Stanley. Dia orang yang melakukan perekrutan di sepanjang tahun. Jadi dia yang bernegosiasi dengan para pemain. Kami bukan klub yang kaya raya yang bisa membeli siapa saja, tapi dengan seni negosiasi Stanley, kami berhasil untuk mendatangkan pemain-pemain terbaik dan Peralta adalah salah satunya,” papar Tolic.

Panggung Asia dan Bobotoh Pikat Peralta

Persib tidak hanya menyodorkan kontrak kepada Peralta. Manajemen juga menjelaskan proyek klub, fasilitas latihan, kesempatan tampil di AFC Champions League Two, serta target meraih gelar.

Atmosfer yang diciptakan jutaan Bobotoh turut menjadi daya tarik. Dukungan besar suporter membuat Persib memiliki nilai lebih saat menawarkan proyek kepada pemain incaran.

Tolic menilai daya tarik Persib kini tidak semata-mata bergantung pada nilai kontrak. Pemain juga mempertimbangkan peluang meraih prestasi, tampil di level Asia, dan berkembang dalam lingkungan kompetitif.

“Jadi klub berada di level di mana meskipun uangnya tidak sesuai, pemain tersebut tetap ingin datang, karena mereka ingin dapat kesuksesan. Mereka ingin menjadi bagian dari Persib, mendapatkan gelar, tampil di Asia, punya sesi latihan bagus, dan semuanya,” beber Tolic.

Kombinasi dukungan Glenn Sugita, kecakapan negosiasi Stanley Bernard, serta proyek ambisius klub akhirnya membuat Peralta terpikat. Persib pun memenangkan perburuan tanpa harus hanya mengandalkan kekuatan uang.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti strategi transfer Persib berjalan efektif. Maung Bandung mampu mengamankan salah satu pemain terbaik kompetisi melalui pergerakan senyap dan seni negosiasi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags