Trump Ancam Lanjutkan Serangan ke Iran, Klaim Demi Hormati Tentara AS

- Senin, 20 Juli 2026 | 17:15 WIB
Trump Ancam Lanjutkan Serangan ke Iran, Klaim Demi Hormati Tentara AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengancam akan melancarkan lebih banyak serangan terhadap Iran. Ancaman itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, setelah Washington menggempur target-target Teheran selama sembilan hari berturut-turut.

Trump mengatakan serangan terbaru AS terhadap Iran dilakukan sebagai penghormatan untuk personel militer AS yang gugur dalam beberapa hari terakhir. "Kita kembali menghantam mereka dengan sangat keras malam ini, dan kita melakukannya demi menghormati, mungkin ada tiga, tiga patriot hebat," kata Trump kepada wartawan setibanya di Washington DC usai menyaksikan final Piala Dunia, Senin (20/7/2026).

"Kita akan kembali menyerang Iran malam ini untuk menghormati para tentara Amerika," ucap Trump.

Dalam pernyataan pada Minggu (19/7) malam waktu setempat, Trump menyebut pasukan AS telah melancarkan "pukulan yang sangat telak terhadap Iran malam ini". Saat ditanya mengenai jatuhnya korban jiwa dari pihak militer AS, Trump mengaku "merasa sangat terpukul". Namun, ia kemudian menambahkan bahwa para tentara yang gugur itu berjuang agar "Iran tidak memiliki senjata nuklir".

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags