Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce tak hanya menjadi momen bahagia bagi keduanya, tetapi juga ladang bisnis bagi seorang seniman asal New York City, Justin Gignac. Ia memungut sampah dari jalanan di sekitar Madison Square Garden (MSG), tempat pernikahan berlangsung, lalu menjualnya sebagai karya seni.
Sampah-sampah itu dikemas rapi dalam kotak plastik kecil bertajuk "Pocket Garbage". Harganya bervariasi: kotak kecil dijual seharga 25 dolar AS (sekitar Rp452.000), sedangkan yang lebih besar dibanderol 100 dolar AS (sekitar Rp1,8 juta).
Gignac sengaja mengenakan tuksedo saat memunguti sampah di perimeter gedung pada 3 Juli lalu. Potongan sampah itu kemudian ia segel dalam plastik transparan. Isi setiap kotak tidak selalu sama. "Saya berkeliling dan menemukan Ring Pop (permen bentuk cincin), sebuah AirPod kiri, dan bahkan alat tespack," ujar Gignac, seperti dikutip CBS News.
Ia berhasil membuat 50 kotak dari hasil memungut hari itu. Bagi Gignac, ini menjadi bagian dari perjalanan seninya. Tahun 2026 mendatang akan menandai 25 tahun kariernya membuat kotak sampah kecil. "Saya suka menemukan keindahan dan kegembiraan dalam hal-hal yang biasanya diabaikan atau dibuang begitu saja," tambahnya.
Fenomena ini mendapat beragam reaksi dari warga New York. Natalia Cruz, warga Midtown, mengaku tidak heran produk ini laku keras, terutama di kalangan penggemar Taylor Swift atau Swifties. Gignac pun memberikan penawaran khusus bagi pengantin baru. "Saya sudah menyiapkan satu kotak spesial untuk Taylor Swift dan Travis Kelce jika mereka menginginkannya," tutupnya.
Artikel Terkait
Bad Bunny, Taylor Swift, hingga Lady Gaga Bersaing di Nominasi Emmy 2026
Para Tamu Ungkap Detail Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce: Mewah, Hangat, dan Penuh Air Mata
Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah di Madison Square Garden, Adam Sandler Pimpin Upacara
Taylor Swift Resmi Menikah dengan Travis Kelce di Madison Square Garden