Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengimbau warga untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau setelah status aktivitas gunung api tersebut naik menjadi Level III (Siaga). Imbauan ini disampaikan menyusul erupsi yang terjadi dan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Egi menegaskan bahwa masyarakat harus mematuhi larangan beraktivitas dalam radius 3 hingga 5 kilometer dari kawah aktif. "Ini menjadi perhatian kami. Sekarang statusnya sudah Level III atau Siaga. Sesuai rekomendasi, dalam radius 3 sampai 5 kilometer dari kawah aktif tidak boleh ada aktivitas. Hari ini kami juga terus memonitor perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko yang dapat mengancam keselamatan masyarakat. Egi mengingatkan warga agar tidak nekat memasuki zona bahaya yang telah ditetapkan.
"Kami mengimbau nelayan maupun pihak yang membuka open trip wisata ke sana untuk sementara tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau. Ini demi keselamatan bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Egi.
Artikel Terkait
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Asap Hitam Membumbung hingga 200 Meter
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Membumbung 150 Meter
Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, Kapal Dilarang Mendekat Radius 5 Km
KSOP Bakauheni Larang Kapal Mendekati Gunung Anak Krakatau Radius 5 Km