Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, secara konsisten menekankan pentingnya membaca buku sebagai fondasi utama perkembangan individu dan sosial. Baginya, buku bukan sekadar media informasi, melainkan sarana vital untuk melestarikan dan mewariskan pengetahuan, budaya, serta nilai-nilai lintas generasi.
"Buku adalah ibu dan esensi peradaban," ujar Khamenei, menegaskan keyakinannya bahwa peradaban manusia bertumpu pada tradisi literasi. Menurutnya, membaca memperkaya pikiran, memperluas perspektif, dan mengasah kemampuan berpikir kritis serta pengambilan keputusan yang tepat.
Ia secara khusus mendorong kaum muda untuk membiasakan diri membaca, menjadikannya sebagai sumber pembelajaran dan pengembangan diri seumur hidup. Melalui buku, kata Khamenei, penemuan ilmiah, pengalaman sejarah, ajaran agama, dan prestasi sastra dapat dicatat dan ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dalam pandangannya, masyarakat yang menghargai buku dan pencarian pengetahuan lebih mampu melestarikan identitas budayanya, mendorong kemajuan intelektual, dan berkontribusi pada kemajuan umat manusia.
Artikel Terkait
Keputusan Indonesia Tak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei Disorot
Hari Kedua Pemakaman Ali Khamenei, Mojtaba Tak Terlihat
Mojtaba Khamenei Belum Muncul ke Publik, Prosesi Pemakaman Ayahnya Berlanjut
Tiga Putra Khamenei Hadiri Pemakaman, Mojtaba Absen karena Ancaman Keamanan