MOI Tolak Kunjungan PM India Narendra Modi ke Indonesia

- Selasa, 07 Juli 2026 | 07:25 WIB
MOI Tolak Kunjungan PM India Narendra Modi ke Indonesia

Majelis Ormas Islam (MOI) menyatakan penolakan terhadap rencana kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia. Sikap ini didasarkan pada keprihatinan atas situasi yang dinilai masih diwarnai Islamofobia, diskriminasi, dan pelanggaran hak-hak umat Islam di India.

Pernyataan sikap itu disampaikan MOI di Jakarta, Senin 6 Juli 2026. Organisasi yang menghimpun sedikitnya 13 ormas Islam itu merujuk pada berbagai laporan lembaga internasional, organisasi hak asasi manusia, dan pemberitaan media global yang menunjukkan meningkatnya tindakan intoleransi terhadap umat Islam di India.

Ketua Presidium MOI, Nazar Haris, mengatakan penolakan terhadap kunjungan Modi merupakan bentuk keprihatinan atas kondisi kebebasan beragama dan hak-hak sipil umat Islam di India yang dinilai belum memperoleh penyelesaian secara adil.

Dalam pernyataannya, MOI mengecam segala bentuk Islamofobia, diskriminasi, dan tindakan represif terhadap umat Islam di India. Organisasi tersebut mendesak Pemerintah India menghentikan kebijakan maupun tindakan yang dinilai diskriminatif serta menjamin perlindungan hak seluruh warga negara tanpa membedakan agama dan keyakinan.

MOI juga mendorong Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan dan aspirasi umat Islam Indonesia kepada Pemerintah India melalui jalur diplomatik secara tegas dan bermartabat. Selain itu, MOI mengajak organisasi Islam, lembaga dakwah, tokoh umat, pemuda Islam, serta elemen masyarakat untuk menyuarakan solidaritas terhadap umat Islam di India melalui cara-cara yang damai, konstitusional, dan sesuai dengan prinsip kemanusiaan.

Kepada para khatib, dai, dan pemimpin umat, MOI mengimbau agar terus mendoakan keselamatan umat Islam yang mengalami penindasan di berbagai belahan dunia, termasuk di India, sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya persaudaraan Islam dan penegakan nilai-nilai keadilan.

MOI menegaskan bahwa sikap tersebut bukan ditujukan sebagai bentuk permusuhan terhadap rakyat India maupun pemeluk agama tertentu. Menurut mereka, sikap itu merupakan panggilan moral untuk menolak segala bentuk penindasan, diskriminasi, dan Islamofobia di mana pun terjadi.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags