Timor Leste Umumkan Masa Berkabung Nasional Seminggu untuk Mantan Presiden Francisco Guterres

- Senin, 22 Juni 2026 | 17:55 WIB
Timor Leste Umumkan Masa Berkabung Nasional Seminggu untuk Mantan Presiden Francisco Guterres

Pemerintah Timor Leste mengumumkan masa berkabung nasional selama satu pekan untuk menghormati mantan Presiden Francisco “Lu-Olo” Guterres yang meninggal dunia pada akhir pekan lalu. Guterres mengembuskan napas terakhir dalam usia 71 tahun saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Malaysia.

Selama periode berkabung, pemerintah memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh gedung publik, termasuk kantor kedutaan besar dan konsulat di luar negeri. Keputusan ini diumumkan melalui pernyataan resmi yang dikutip oleh kantor berita AFP pada Senin (22/6/2026).

Guterres tercatat memimpin Timor Leste sebagai presiden periode 2017 hingga 2022. Sebelumnya, ia juga dikenal sebagai tokoh sentral dalam Partai Front Revolusioner untuk Timor Timur Merdeka (Fretilin) yang pernah dipimpinnya selama bertahun-tahun.

Jenazah mantan kepala negara itu dijadwalkan tiba di Dili, ibu kota Timor Leste, pada Selasa (23/6) besok. Domingos Guterres, saudara laki-laki almarhum, mengungkapkan kepada wartawan setempat bahwa proses pemakaman kini tengah dipersiapkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta menyampaikan penghormatan mendalam atas kepergian mantan saingannya dalam pemilihan presiden 2022 tersebut. Dalam pernyataan resmi, Ramos-Horta menyebut Guterres sebagai “patriot hebat” dan menegaskan bahwa kepergiannya merupakan “kehilangan besar bagi bangsa”.

Pemerintah Timor Leste juga menyampaikan “belasungkawa terdalam” kepada keluarga almarhum, kader Partai Fretilin, dan seluruh rakyat Timor Leste yang berduka atas kepergian salah satu tokoh penting dalam sejarah kemerdekaan negara tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar